Bunga dan Rasa

Bunga dan Rasa

  • WpView
    Leituras 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jun 24, 2023
Bunga dan rasa. Kedua hal yang berbeda, tapi sama indahnya. Kedua hal yang berbeda, tapi sama nasibnya. Rasa ini sangatlah indah. Sangat indah. Seindah bunga melati di pangkuanmu itu. Tapi, bunga tetaplah bunga. Ia akan layu dan busuk di kemudian hari. Seperti kataku tadi, rasa dan bunga pasti memiliki nasib yang sama. Dan.. begitulah nasib rasa ini di kemudian hari. Layu dan busuk.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • HIDDEN I (The End)
  • FLOWER [COMPLETE]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Nadira Rachelia
  • KHALILA AND OTHERS
  • [END] Blind Rainbow
  • Dear Kamu
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • you again ✔

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo