S U R A T - A N   H A T I

S U R A T - A N H A T I

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
Teruntuk : Dikau Surat ini kutulis berdasarkan apa yang telah kujalani tanpamu disisiku, menanti kehadiranmu disini, menjadikan aku sebagai rumah yang terus kosong untuk kau tempati kelak. Kau jangan lah ragu melangkah kedepan, aku disini menunggu dirimu dengan tenang, dan terus menulis suratan hatiku. Berharap kau tau apa isinya. Dari : Aku disini
All Rights Reserved
#802
hati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menulis untuk Diri Sendiri
  • HIJRAH UNTUKMU
  • Kenapa kamu pergi? [ mewgulf ] END
  • Mencintai dalam diam
  • ZIO
  • Kamu Bukan Untukku [TAMAT/REVISI]
  • Datang Untuk Pergi
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

Seberapa besar harapmu dalam ambisi yang begitu menggebu. Menempuh perjalanan bahagia dan luka, terbuai janji dan termakan waktu. Harap ku, semoga dirimu tidak pernah membenci siapapun dan tidak pernah menyalahkan keadaan dan begitupun tidak pernah membenci dirimu sendiri dan semoga selalu dalam kasih sayang Tuhan. Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri. Belajar mengenal lebih dekat dengan diri sendiri, mencintai tanpa batas, saling menghargai dan mendengarkan tanpa harus menuntut segala situasi dan kondisi yang ada saat ini. Terimakasih Tuhan dan terimakasih untuk diri saya sendiri, semoga semesta berpihak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines