Story cover for Cinta dalam doa  by ZahraKila
Cinta dalam doa
  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 23, 2019
Lewat goresan pena yang telah terukir,  lewat tinta yang telah mengalir,  ku apresiasi kan perasaan ku. 
Untuk dia yang tidak bisa ku sebut nama nya,  namun tetap ku sebut dalam do'a. 
Dia yang telah terukir indah dalam hati
Yang telah mampu menghiasi hari. 
Cinta dalam diam ku
Semuga kelak kita dapat bersatu,  dalam hubungan yang penuh restu,
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta dalam doa to your library and receive updates
or
#60cintadalamdoa
Content Guidelines
You may also like
Sepertiga Malam Tentangnya by hannadhieaam_
46 parts Complete
#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!
Puing luka by ummy12
24 parts Complete
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
You may also like
Slide 1 of 10
Tetaplah Menjadi Indah cover
Behind the Silence cover
Jodoh Kedua (END) cover
Sepertiga Malam Tentangnya cover
Doa Yang Tak sama | END cover
31 Months for You cover
Rain Tears (End Version) cover
Puing luka cover
Kisah Ku cover
Tertulis Dalam Doa cover

Tetaplah Menjadi Indah

31 parts Complete

"Mungkin kamu ingat sebelum kita sejauh matahari, kita pernah sedekat nadi. berbahagialah kamu disana.biarkan kurasakan Cinta ini dalam diamku, biarkan kumengenangmu dalam ingatanku, biarkan kurasakann merindumu mengalir dalam nadiku" -aliandra dinata Aliandra dinata Prillyana agatha 8 desember 2017