Vania Jalesha

Vania Jalesha

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 23, 2019
"Hai " katanya dengan melambaikan tangan di hadapan gue dan langsung duduk di samping gue tanpa permisi "Napa lu senyum2 sendiri?" tambahnya lagi "Suka2 gue lah'' balas gue ketus , soalnya gue gk kenal sm ni anak "Gue boleh minta sesuatu gak sma lo ?" "Apa?" jawabku "Boleh gak gue slalu di dekat loe sampai seterusnya ?" katanya "Hah" jawabku "Ok gue anggap itu jawaban 'iya' , sampai bertemu besok sayang" katanya lagi Cup😘 "Jangan bengong, lo udah jelek kok hahaha " katanya sambil mencium kepala gue dan pergi begitu saja 😳😳 Itulah awalnya gue bertemu dengan lelaki semenyebalkan yg udah buat jantung gue sempat keluar 💣 numpang baca aja gak papa kok , mudah"han suka aja #maaf masih ada kata" baku #jangan lupa vote ya #jangan lupa komentarnya ya #atau kritik kan juga gak papa kok #@Selamat Membaca@#
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Past Dark
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • TIGA SERANGKAI
  • DATANG SETELAH LUKA (Proses Terbit)
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • Nefiya
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Love in Difference
  • WHO ?

Suatu hari tak sengaja aku mengenal sesosok pria manis yang juara gombal di pantai yang menakdirkanku memilikinya. Awalnya aku merasakan kebahagiaan, aku tak tau kalau endingnya akan sebegini beratnya. Bagiku kehilangannya adalah hal yang paling menyakitkan dan menyeramkan. Wanita ketigalah penyebab semuanya. "Mungkin aku kalah saingan dengan dia" batinku pilu Aku tak mengerti kenapa aku hanya bisa memilikinya sesaat? Kenapa di saat aku ingin bahagia, ia malah menjauh dariku... Mana janji yang sering dia ucapkan padaku? Mengapa kau tak membuktikannya? "Mungkin aku wanita yang tak memiliki apapun untuk membuatnya bahagia" Namun, salahkan aku? Jika aku ingin bersamanya? Jika aku ingin menapaki hidup bersama? Tuhan, kuatkan aku yang semakin rapuh dan lemah... Karena ulahnya.. Nantikan ceritanya ya guys🙏🙏. DILARANG KERAS PLAGIAT🚫 #jangan lupa komen #nantikan terus lanjutnya #ikuti terus karya saya ya #makasih atas waktunya yang sudah membaca novel saya #awas baperrrrrrrr

More details
WpActionLinkContent Guidelines