Rumah tangga adalah Samudra hidup. Tak selamanya angin berhembus sepoi-sepoi dan kita nikmati dengan mudah. Adakalanya badai datang, hujan deras turun, kilat dan petir menyambar. maka, dibutuhkan lah Nahkoda yang tangguh. Dalam rumah tangga Nahkoda itu adalah Suami.
Suami harus banyak belajar, "belajar membimbing, belajar bijaksana, belajar menghadapi masalah rumah tangga dengan adil dan bijaksana, dan belajar untuk menjadi dewasa. Karena hanya dengan kearifan lah dan kedewasaan lah semua masalah bisa diselesaikan dengan baik.
Alangkah baiknya jika suami istri dapat saling pengertian dan bersikap romantis sepanjang masa.
Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah. Bisakah kapal berlayar dengan Nahkoda yang memiliki sifat labil bahkan tak ada niatan untuk menjadi nahkoda yang bijaksana????
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
seperti gelapnya malam, namun lebih gelap kisah hidupnya,selama ini ia mencintai laki-laki ya dia sahabatnya namun apa mungkin seorang sahabat bisa menjadi suami-istri? bagaimana jika tidak apakah ia mampu menjalani hidup tanpanya.