Senja
  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 26, 2019
Dia adalah orang yang membuatku tersenyum membuatku bahagia, dia adalah satu-satunya orang yang membuatku melupakan traumaku yang sangat sulit aku lupakan dia adalah orang yang membuatku berani menjalani kerasnya hidup ini, dia adalah segalanya bagiku. Tapi kenapa dia menghilang, mungkin akunya saja yang terlalu baper atau dia yang selalu membuatku merasa spesial, aku memang orang spesial dalam hidupnya tapi dalam arti kata sahabat spesial tidak lebih dari itu, tapi aku mengharap lebih... Akankah suatu saat nanti dia akan memandangku dengan tatapan yang aku inginkan atau tetap seperti ini? Biarlah Senja menjadi temanku saat aku merenungkan masalah diriku dan dirimu. ___________________________ HAI SEMUA KETEMU LAGI SAMA AUTHOR DENGAN CERITA BARU AUTHOR YAITU SENJA, POKOKNYA CERITA INI BAKALAN SERU ABIS DEH, SEDIH GITU CERITANYA... Jangan lupa di baca, vote, dan komen sebanyak-banyaknya. ILY❤
All Rights Reserved
#152
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Lingga [SELESAI]
  • I LOVE RAIN🌧
  • Rainfall✔[Completed]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Yang Dicari
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Kapasitas Semesta
  • THE RAIN

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines