CandlevoL
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
Binar yang redup itu, membawa maya menjadi nyata dan tak terkisah bagi jelasnya. Hanya ada asa, renjana, serta tanda tanya pada garis yang terbentang. Bagaimanakah narasi itu dapat bermula, dan bagaimana mereka mengakhirinya? ---===--- "Ku temukan ia yang lama ku tunggu. Dapatkah ku yakinkan ia untuk membantuku?" - Fariz Algifari "Ku tiup binar parafin itu, supaya kau dapat kembali seperti dahulu," - Farhana Ayudia "Aku harap kau berfikir kembali, sebelum gelap menyelimuti hingga binar tak lagi dapat kau temui," - Arsen Haris ---===---
All Rights Reserved
#25
algi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HUBBIY (Kala Rasa Tiba) ^^==^^ (SELESAI)
  • THANK YOU MAHESA
  • ARGA
  • Simfoni Dusta
  • I Became the girlfriend of an Antagonist [END]
  • Mania
  • Reborn (Mari Bersua)
  • Surat Untukmu
  • Aprozolame [ON GOING]
  • ARBIAN [ ON GOING ] √

Axel tak pernah menyangka akan mengalami kejadian yang mampu merubah dunianya. Dia jatuh cinta pada wanita yang mencintai pria lain. Baginya, Nasha adalah cinta pandangan pertama. Sementara bagi Nasha, Axel hanya Sang Penolong. Mampukah Axel membuat Nasha melupakan pria yang dicintainya? Lalu, berpaling pada Axel? "Aku dan kebahagian adalah dua kata yang tidak bisa disatukan. Jika kamu terus mendekatiku, kamu tidak akan pernah bisa bahagia." Nasha Farikha "Setiap orang berhak untuk bahagia, tidak peduli baik atau buruk pribadinya. Kamu hanya perlu memilih, ingin bahagia atau malah sebaliknya." Axel Dirgantara Walzer ----------- Assalamualaikum. Ini adalah cerita keduaku di Wattpad dan merupakan sekuel dari Bahagia itu Bukan Milikku (BiBM). Namun, tetap bisa dibaca secara terpisah. Meski begitu, dianjurkan untuk membaca BiBM dulu. Karena kisah Nasha-Axel sudah muncul di sana. Selamat membaca. Selalu dukung ceritaku, ya. Salam sayang Lina Rahayu

More details
WpActionLinkContent Guidelines