MONOKROM

MONOKROM

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 24, 2019
**** Gelap, dingin, kaku tak tersentuh hatinya beku Ia rindu sosok keluarganya yang dulu hidupnya terlalu monoton. siang menjadi malam dan malampun menjadi siang, waktu terus saja berlalu tanpa mau memberi sedikit saja goresan warna kenangan manis, tanpa mau mengembalikan kebahagiaan yang dulu pernah ia rasakan. ini terlalu membosankan untuk dijalani. bagaikan warna yang hanya menghadirkan hitam dan putih saja, bahkan hitam pekat lebih dominan. tanpa mau menambahnya dengan merah, hijau, kuning, biru, ungu atau yang lainnya. seperti hidup yang selalu dipenuhi problematika dan dengan liciknya dunia tidak mau berbagi sedikit saja kebahagiaan. Disaat aku tengah berada dititik terendah, kemana semuanya? teman-temanku? Seseorang yang selalu membuatku nyaman? bahkan kedua orangtua ku? tak ada yang perduli. aku benci dengan dunia yang penuh kebohongan ini. aku benci dengan kerapuhanku ini. andai suatu saat tuhan menghadirkan sosok pangeran berkuda yang berbaik hati membangunkanku dari tidur panjang, dari sebuah kesengsaraan hati. mungkin kan kutemukan lagi puzzle-puzzle kebahagiaan yang telah lama hilang.
All Rights Reserved
#65
getaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Rasa Tanpa Kata
  • Almost.
  • I Told the Moon about You
  • Sebuah Rasa
  • SELENOPHILIE [END]
  • Memories in Moon
  • Saat Semua Orang Berpaling
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines