Aldebran

Aldebran

  • WpView
    Reads 4,296
  • WpVote
    Votes 425
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
"Lo mau gak jadi pacar gue?" Lanjut cowok tersebut. "Gu.." belum sempat Leta menjawab pernyataan dan pertayaan yang diberikan cowok yang diketahuinya bernama Dito itu, Leta merasakan sebuah lengan merangkul bahunya erat. "Punya apa lo berani nembak Leta?" Tanya cowok pemilik lengan yang merangkul Leta sambil terus memberikan tatapan tajam dan mengintimidasi kepada Dito. "Tapi gue serius sama dia" balas Dito. "Dan Leta gak butuh keseriusan lo" ucap cowok tadi tajam, kemudian menarik Leta pergi meninggalkan taman belakang sekolah. Sedangkan Leta sendiri mendengus jengah dengan perilaku cowok di sampingnya ini. "Sampai kapan sih lo bersikap kayak gini?" tanya Leta jengah. "Gue cuman mau ngelindungin lo dari cowok-cowok brengsek itu." "Tapi gak semua cowok brengsek 'kan?" "Leta gue ingetin ya, semua cowok gak ada yang gak brengsek. Jika sekarang mereka bersikap baik, bukan berarti dia akan bersikap baik selamanya." "Termasuk lo?" "Termasuk gue. Akan ada saatnya dimana seorang cowok bersikap seperti pria brengsek sejati." !!!!!!!!!!!!!!!!!!! Warning!! Akan banyak kata-kata kasar yang akan muncul dicerita ini untuk menambah rasa cerita. Harap bisa bijak dalam membaca.
All Rights Reserved
#139
osis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still You (Completed)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • AYKA
  • SamLova [Terbit]
  • Sweet Combat
  • I'm a Girl, Bos!
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • AL - TA [END]
  • DEAR US (SELESAI)

Teenlit _____________ "Mau nggak jadi pacar gue?" Kalimat itu meluncur begitu saja dari mulutnya membuat Kayla seketika mendongak dan menatap lurus ke arah Rangga. Tubuhnya kaku, jantungnya berdebar tidak karuan. Kalian tahu, ingin rasanya Kayla berteriak sekencang mungkin. Namun, ia tidak bisa melakukanya. Bibirnya benar-benar kelu. "Gimana, mau nggak?" "Ka-Kakak ... Kakak serius?" tanya Kayla sambil mengerjapkan matanya berkali-kali. _____________ Kayla tidak pernah mengira bahwa kehadiran Rangga sangat berpengaruh pada hidupnya. Cowok cuek itu punya sisi lain yang membuatnya merasa lebih hidup. Akankah keduanya bisa bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines