Gula Di Kopimu

Gula Di Kopimu

  • WpView
    Reads 1,044
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2020
terkadang kita tidak pernah mengira kepada siapa hati akan terobati ketika hati telah patah oleh masa lalu yang membuat seseoarang takut untuk menciptakan impian kembali. Seseorang yang patah bukan hanya butuh kata kata motivasi yang sebenarnya dia sudah tau dan bahkan terasa basi di telinganya, tapi seseoarang yang patah juga membutuhkan seseorang yang mengerti dan paham bahwa tak selamanya kata kata motivasi adalah obat tapi menemani dan cukup dengarkan apa yang dirasa juga adalah obat tanpa perlu berkomentar apapun. Ku rasa itulah mengapa banyak orang yang patah masih merasa sakit hati atas masa lalu nya. Ketika telah mendapatkan seseorang yang menemani dia tidak memberikan harapapn lebih selain menjadi tempat mengadu padahal direlung hati terdalam aku menginginkan lebih. Kini aku hanya gula dalam kopimu yang menemanimu tapi tak pernah kau hiraukan, yang kau hiraukan hanya kopi mu nikmat. Bukan gulanya yang membuat nikmat.
All Rights Reserved
#21
coffe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Rasa
  • Segala Tentangmu ❝
  • Quotes About Everything
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • TAKDIR KITA
  • Our Coffee (Completed)
  • Cafein Love | JAKE enhypen [ END ]
  • Cappucino (FIN)
  • LATTE : this is one for you [Completed]
  • Aku Saat Ini : Tidak Boleh Sempurna

[Romance-Islami] Ruang Rasa -Terkurung dalam rasa harap- Bukan suatu hal yang salah jika berharap, jika nyatanya banyak harapan yang di kabulkan. bukan hal bodoh pula jika berjuang jika nyatanya banyak perjuangan yang berakhir kemenangan. Hanya saja. Kita juga harus paham menempatkannya pada tempat yang seharusnya. Siapa? dan dengan alasan apa kita dengan rela berjuang? Sejatuh-jatuhnya kita mencintai, jika pada orang yang tak tepat, maka, harapan akan berakhir kecewa. Perjuangan akan berakhir derita. Maka, atas nama cinta. Aku rela berjuang tanpa berharap. Mencintai dengan mengikhlaskan. Karna yang sebenar-benar cinta ialah yang mampu merelakan demi kebahagiaan orang yang di cintainya. Aku, Lia. willing to let go if you are happy🙃

More details
WpActionLinkContent Guidelines