Detak, Detik, Dendam

Detak, Detik, Dendam

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 25, 2019
Banyak yang tidak kita ketahui akan rahasia dunia ini. Apa yang ada di depan mata belum tentu ada. Apa yang tak ada di depan mata belum tentu tidak ada. Segudang pertanyaan tidak cukup untuk menggambarkan rumitnya dunia ini. Sesuatu yang kita anggap nyaman, belum tentu senyaman tempat tidur empukmu. Bagaimana kamu bisa menjelaskan hal ini? Semua tergantung perspektif, bagaimana kamu menggambarkan semuanya. Semuanya berdetak. Melewati setiap detik. Dipenuhi dendam. Hanya waktu yang dapat menjawabnya. *** Frieskanisya Rasya Renita, atau sering dipanggil Acha, merasakan sesuatu yang sangat sangat sangat jauh dari yang pernah dipikirkannya. Ya, seorang gadis SMA tentu hanya perlu fokus pada fisika, kimia, biologi, serta matematika saja. Namun, kali ini ia harus memikirkan semuanya bersamaan. Tentangnya, kenangannya, hidupnya, keluarganya, sahabatnya, pelajaran sekolahnya, serta dunianya. Dapatkah Acha melakukan semuanya? Semuanya hanya waktu yang bisa menjawab. Ya, waktu. *** Hai readers & calon readers. Pls enjoy the story:)) Jangan lupa pencet gambar bintangnya:)) Satu pencetan mengalihkan duniaku:))
All Rights Reserved
#25
fiksisains
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DERSIK
  • The Essence Of The World : Thunderstorm (Book 1)
  • GRIZLEN {On Going}
  • Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Masa depan yang terulang
  • RANNA
  • Pain of the Slayer
  • Me and You Are Too Different.
DERSIK

"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines