A Hug In A Mug (On Going)

A Hug In A Mug (On Going)

  • WpView
    Reads 2,718
  • WpVote
    Votes 261
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 12, 2022
"Jika aku bisa ...," ucapan Hae Jin terhenti sesaat, "mungkin aku dapat menggantikan pelukan hangat dari cangkir yang sudah pecah itu," ujarnya lirih. Ada getar pedih kala menyebut kalimat 'jika aku bisa, mungkin ...,' sebab ia tak ingin hanya menjadi sebuah klausa kondisional saja. Ia berharap mampu mengubah makna pengandaian itu menjadi sebuah kepastian. Tetapi, ia tahu semua itu hanya berujung pada sebuah pengharapan yang tak pasti. Karena ia tak bisa, dan tak akan mungkin bisa menggantikan pelukan hangat itu. Dan ia tahu persis, saat ini ia telah dibenci oleh perempuan yang sedang berdiri tepat di hadapannya itu.
All Rights Reserved
#4
namgyuri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Dominant [Markhyuck]
  • Maginot Line (Complete)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Love's Serendipity
  • Immolation ✔
  • First And Last
  • LOVE IN HIGHTSCHOOL OF KOREA
  • GANGSTA (End)
  • Old Love [END]
  • AGAVAN (H I A T U S)

Haechan itu dominan. Banyak submissive dan wanita yang mengidamkannya. Kira-kira seperti itulah pemikiran tentang dirinya. Nyatanya, semua orang menganggap dirinya sebagai submissive. Termasuk Huang Renjun, submissive cantik yang jadi incaran Haechan selama bekerja di perusahaan Jung's Internasional. Sampai di mana seorang pria yang bernama Mark Jung itu datang dan semuanya perlahan berubah. Haechan sangat tidak menyukai keberadaan Mark Jung yang sialnya CEO di perusahaan tempatnya bekerja. Sungguh, hal yang paling ingin Haechan hindari di dunia ini adalah Mark Jung. Namun, sialnya lagi, ia harus bersama dengan Mark karena ia adalah sekretarisnya. Tak hanya itu! Mark Jung selalu menyentuh dan menggoda dirinya. Bahkan ingin menjadikannya sebagai submissive-nya. What the hell?! Haechan mana mau. Dia itu dominan sejati! *** "Haechan, kau itu cantik tak cocok menjadi seorang dominant." "Kau ingin melihat milik ku untuk membuktikan jika aku seorang dominant, hah!?" "Tentu, dengan senang hati aku ingin melihat nya." "Aish! Pria bule ini sudah benar-benar gila! Oh, Tuhan kenapa aku harus mempunyai atasan gila seperti dia."

More details
WpActionLinkContent Guidelines