SEPTEMBER RAIN

SEPTEMBER RAIN

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 4, 2021
Dear memories.... Kali pertama kita bertemu, aku tak menyangka jika dirimu akan menjadi bagian terpenting dalam kisah hidupku. Kali pertama bertemu, tak ada sedikitpun degup jantungku berdetak lebih kencang seperti seorang yang sedang jatuh cinta. Bahkan, kali pertama kita bertemu aku masih menjadi milik lelaki lain. Aku masih teringat jelas ketika kita masih bersama, aku bahkan memikirkan seribu cara agar aku bisa terlepas darimu karena rasa sialan ku pada orang masa lalu ku. Memories, kau begitu sabar meyakinkan diriku jika rasa mu begitu tulus, rasa mu untukku begitu besar. Sampai pada suatu hari, aku harus mengakui jika hatiku telah jatuh padamu. Ya, aku jatuh cinta. Aku jatuh cinta dengan seorang yang dulu hampir kulepaskan. Hari hari kami lalui dengan bahagia. Aku bahagia, kau bahagia, kita semua bahagia. Hingga pada suatu hari, kau pergi. Bukan untuk meninggalkan ku, kau pergi untuk cita-cita mu, dan berjanji akan menemuiku setelahnya. Kau selalu mengatakan padaku jika setiap pertemuan akan ada perpisahan. Dan inilah kenyataan buruk yang harus kuterima. Kau pergi, dan aku menunggu entah sampai kapan. Berjanjilah untuk pulang. Berjanjilah untuk menemui ku seperti katamu hari itu. Jangan pernah berpaling pada perempuan lain. Karena kau tidak akan pernah tahu rasanya merindu tanpa bisa melakukan apapun. Dari 'aku' yang belum ingin melepasmu. ❤️
All Rights Reserved
#979
menunggu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dandelion [Completed]
  • Unfinished Goodbye
  • My Cruel Boyfriend [COMPLETED]
  • ANTARES
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • DENTING  [Revisi]
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • WAVER [Completed]

"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima

More details
WpActionLinkContent Guidelines