Story cover for SEPTEMBER RAIN by rilakumaa_
SEPTEMBER RAIN
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 25, 2019
Dear memories....

Kali pertama kita bertemu, aku tak menyangka jika dirimu akan menjadi bagian terpenting dalam kisah hidupku.

Kali pertama bertemu, tak ada sedikitpun degup jantungku berdetak lebih kencang seperti seorang yang sedang jatuh cinta. Bahkan, kali pertama kita bertemu aku masih menjadi milik lelaki lain. 

Aku masih teringat jelas ketika kita masih bersama, aku bahkan memikirkan seribu cara agar aku bisa terlepas darimu karena rasa sialan ku pada orang masa lalu ku. 

Memories, kau begitu sabar meyakinkan diriku jika rasa mu begitu tulus, rasa mu untukku begitu besar. Sampai pada suatu hari, aku harus mengakui jika hatiku telah jatuh padamu.

Ya, aku jatuh cinta. Aku jatuh cinta dengan seorang yang dulu hampir kulepaskan. 

Hari hari kami lalui dengan bahagia. Aku bahagia, kau bahagia, kita semua bahagia. 

Hingga pada suatu hari, kau pergi. Bukan untuk meninggalkan ku, kau pergi untuk cita-cita mu, dan berjanji akan menemuiku setelahnya. 

Kau selalu mengatakan padaku jika setiap pertemuan akan ada perpisahan. Dan inilah kenyataan buruk yang harus kuterima. 

Kau pergi, dan aku menunggu entah sampai kapan. 

Berjanjilah untuk pulang. Berjanjilah untuk menemui ku seperti katamu hari itu. Jangan pernah berpaling pada perempuan lain. Karena kau tidak akan pernah tahu rasanya merindu tanpa bisa melakukan apapun. 

Dari 'aku' yang belum ingin melepasmu. ❤️
All Rights Reserved
Sign up to add SEPTEMBER RAIN to your library and receive updates
or
#175menunggu
Content Guidelines
You may also like
Dandelion [Completed] by imaASNR
37 parts Complete
"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima
Why Do You Love Me [COMPLETED] by veranicaquincy
19 parts Complete
The time has come That we must be a part The memory is still in my mind But you have gone And you leave me a lone Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But now everything It's only a dream A dream that never comes I only wait Till true love will come Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But you have gone... And you life me a lone.... Ini adalah sebuah lagu yang selalu mengingatkanku pada seseorang. Karena dia, aku jadi cewek yang merasa sangat bahagia di dunia ini, karena dialah yang membuatku slalu tertawa ceria dan gembira saat bersama dirinya. "Kenapa kamu mencintaiku? Kenapa kamu bisa peduli sama aku? Kenapa kamu berubah pikiran? Kenapa kamu bisa berbeda dari yang dulu membenci aku, dan sekarang kamu malah bilang kalau kamu mencintaiku?" "Maafkan aku yang dulu telah membuat hatimu terluka Rissa, aku benar-benar minta maaf karena gara-gara aku, kamu selalu menangis dan malu didepan teman-teman. Tapi sekarang, aku beda! Aku janji demi kamu aku berubah Karena aku sayang, cinta, suka sama kamu. Dan karena kamu telah menjadi Bidadariku di Hatiku saat ini hingga selamanya!!!" Kata-katanya yang manis, wajahnya yang begitu terlihat lembut dengan tatapan matanya, keharuman tubuhnya disaat aku ada didekapan tubuhnya. Itu adalah memoriku yang akan selalu kuingat. Tidak akan kulupakan sampai kapanpun.... Suatu ketika memori yang kuanggap begitu indah, hilang begitu saja. Orang yang kucintai selama ini, pergi meninggalkanku sendiri. Aku baru menyadarinya sekarang, bahwa aku harus merelakan sebuah memori yang sangat aku sayangi. Aku hanya bisa menunggu cinta sejati atau memoriku yang baru lagi. Disaat aku sudah bisa merelakan ia pergi dan berusaha untuk dapat melupakannya kembali.
You may also like
Slide 1 of 9
Unfinished Goodbye cover
Another Goodbye (The Other Side 2) cover
Semu [Completed] cover
Di Balik Layar [Completed] cover
The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan] cover
Dandelion [Completed] cover
My Cruel Boyfriend [COMPLETED] cover
Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan] cover
Why Do You Love Me [COMPLETED] cover

Unfinished Goodbye

18 parts Complete

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019