CHINTYA ARISTA

CHINTYA ARISTA

  • WpView
    MGA BUMASA 3,826
  • WpVote
    Mga Boto 269
  • WpPart
    Mga Parte 13
WpMetadataReadKumpleto Tue, May 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Apaansih lo" teriak Chintya "Lo cewek pertama yang berperilaku kayak gini ke gue" ujar Aristanzo dengan bibir tersenyum kecut. "Terus? Apa mau lo hah? Persetan dengan cewek cewek yang selalu memuja lo" protes Chintya "Gue mau lo jadi pacar gue mulai sekarang!" "Ih enak di lo gak enak di gue , gak.. gue gak mau" Aristanzo mendekat dan membuat Chintya panas dingin sebab hatinya merasakan sesuatu yang aneh setiap cowok ini mendekatinya. Ia mendekat hingga hidung mereka menyatu. 'tanda bahaya nih' batin Chintya. Langsung saja Chintya mendorong tubu h Aristanzo dan berlari keluar dari ruangan tersebut. Hai² semoga kalian suka ya. Kalo udah baca yang ini jangan lupa di simpen dan baca terus ya:)
All Rights Reserved
#14
chintya
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • Be Yours
  • Our Precious Time
  • Love Maze
  • Alando (Tahap Revisi)
  • ICE GIRL
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • Gula - Gula
  • RAISEN
  • Cuaca

'Cium cowok yang pertama kali tatapan sama lo di Festival Musik nanti!!' Terdengar tak masuk akal bukan? Orang waras mana yang mau melakukan dare tersebut? Tentu saja Ayra lah orangnya. Ia yang awalnya menolak mati-matian dare tersebut, kini kembali menerimanya hanya karena beberapa lembar foto berisi biasnya-Jung Jaehyun. Lalu, karena tak ingin memberikan ciumannya begitu saja pada orang yang tak ia kenal. Ayra membuat rencana dimana ia akan bertatapan dengan pemuda yang terlihat tampan dan gagah perkasa, serta menciumnya sekilas dan lekas pergi. Ayra memang menemukannya, bahkan berhasil melakukannya. Hanya saja, ia tak tahu jika pemuda yang ia cium merupakan Iblis sekolah mereka. Dan semenjak itu, kehidupan normalnya berubah menjadi malapetaka. "Selamat tinggal kehidupan normal gue, mari bertemu di tempat yang lebih baik lagi!" wasiat terakhir Ayra.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman