Bumi Matahari

Bumi Matahari

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2019
[On going] --Kita diciptakan untuk saling melengkapi, bukan untuk disatukan-- Dhyaksa Bumi Wira. Ya kalau mau lebih mudah panggil saja Bumi. Laki laki paling beruntung sejagat. Semua perempuan pasti jatuh hati pada Bumi. Matahari Anindya. Dekatnya Matahari. Perempuan malang yang kesepian. Jarang orang menyukainya. Orang menganggap matahari sombong, tidak mau bergaul dan suka memilih teman. Padahal Matahari hanya takut, takut jika ada orang lain yang masuk terlalu dalam ke hidupnya. Hidupnya tak sebahagia perempuan-perempuan novel yanv terlahir dari orang tua kaya raya. Sampai akhirnya bertemu dengan Bumi. Bumi--nya Matahari. Hingga hadir satu laki-laki yang membuat Bumi--nya jauh. Entah bisa dekat lagi atau tidak.
All Rights Reserved
#593
bumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Bintang [end]
  • SI TAMPAN AERO
  • Loving Like The Sun
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Forestesia | Putri, Peri dan Pengkhianat ✓
  • Frost ✔️
  • Bumi
  • Selebgram [end]
  • ANGKASA ✔

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

More details
WpActionLinkContent Guidelines