Story cover for Powerless by akademi_kalpanika
Powerless
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 26, 2019
Mature
Sifat vampir bisa terlihat di usia 5 tahun hingga 17. Namun, berbeda dengan Za. Di usianya yang ke-18, dia harus diusir oleh bangsanya sendiri karena sifat vampir yang seharusnya dia miliki, tidak tumbuh sama sekali.

Za berkelana ke tempat bangsa lain seperti, Elf, Lucifers, dan Werewolf. Dalam perjalanannya, Za dianggap monster oleh siapa pun yang ditemuinya.

Hingga suatu hari, Za bertemu dengan seseorang yang tidak menganggapnya monster. Theo, seseorang yang tinggal di tanah bangsa Werewolf menerima kehadiran Za.

Dapatkah gadis itu menemukan jawaban tentang dirinya?
All Rights Reserved
Sign up to add Powerless to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
San u Senci Vampira : Mimpi dalam bayangan vampire cover
Lucifer of Mate cover
Alma Mater Witch cover
Sniper Mate: Demon Blood cover
Letifer ✔️ cover
Dark Village cover
Bloody Crown : Dante cover
Lord Dominic Kingdom cover
[✔] HEALER WOLF cover
The Nobleeve : Ruinous Tracks cover

San u Senci Vampira : Mimpi dalam bayangan vampire

3 parts Complete Mature

NOTES : CERITA BELUM SELEAI **Sinopsis: San u Senci Vampira (Mimpi dalam Bayangan Vampir)** Sejak usia 17 tahun, seorang gadis muda dihantui mimpi yang sama-sebuah padang pasir kelam, batu hitam raksasa, dan sosok pria misterius yang selalu berdiri membelakanginya. Namun, mimpi itu tiba-tiba menghilang ketika ia berusia 18 tahun, hingga bertahun-tahun kemudian, mimpi itu kembali dengan lebih nyata dan mengerikan. Di tengah pencarian jawabannya, ia menemukan dirinya terjebak dalam pusaran misteri yang menghubungkan dunia mimpi, dunia modern, dan masa lalu yang kelam. Keberadaannya menarik perhatian dua sosok vampir-seorang vampir hybrid yang menyimpan rahasia besar tentang asal-usulnya, dan vampir tertua di dunia yang telah menantinya sejak berabad-abad lalu. Setiap mimpi yang ia alami semakin kabur antara kenyataan dan ilusi, membawanya ke rumah besar yang sunyi, jalanan gelap tanpa akhir, sekolah yang selalu berubah, hingga terjebak dalam lift yang tidak pernah membawanya keluar. Saat ia mulai memahami keterkaitan antara mimpi dan nasibnya, ia dihadapkan pada pilihan yang akan menentukan takdirnya: tetap menjadi manusia atau menerima sisi gelap yang telah lama menunggunya dalam bayang-bayang malam. Namun, apakah ia benar-benar bermimpi? Atau semua ini adalah bagian dari masa lalunya yang terlupakan? ***"Kau harus memilih... dunia manusia atau dunia kami."***