SENDIRI DALAM KERAMAIAN.

SENDIRI DALAM KERAMAIAN.

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 26, 2019
Selalu hidup dalam keramaian tapi keadaan terkadang memaksa untuk mencintai kesendirian, buka karena mahluk individualis... melainkan dampak dari keramaian yg memberikn luka.... keramaian terkadang memaksa kita untuk berpura-pura , entah itu harus bahagia atau sedih. dari keramaian aku belajar sendiri, karena ketika ramai itu usai hanya akan ada sepi. Dari keramaian aku belajar memahami karakter setiap individu, knp aku bisa berargumen sepertin itu? iyaaa... karena faktanya banyak orang -orang bersayap menyembunyikn belati di sela-sela sayapnya. banyak juga kucing-kucing yang menjilt liurny sendiri. dan banyak bunglon yang berkamuflase di keramaian...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAK UNTUK BUNUH DIRI
  • help me!! [ End ]
  • Azizi Dan Lukanya
  • CRAZY LIFE
  • Strong Girl
  • feeling of love
  • my story (Greshanfamily)
  • finally mate also

kenapa masih mempertahankan hidup, saat kehidupan kita sudah sangat memuakkan, tak lagi menarik, membosankan, begitu menyakitkan untuk dijalani, terlalu banyak kerusakan emosional, sudah tak lagi menyenangkan, hambar, dan begitu banyak tekanan dari segala arah? kita tak butuh ceramah orang lain soal kehidupan kita. saat masyarakat, teman, keluarga, hanyalah bagian dari hubungan yang saling mengabaikan dan tak peduli. untuk apa peduli dengan perkataan orang lain? bunuh dirimu sendiri. bebaskan dirimu dari rasa sakit. dan akhiri omong kosong khayalan mengenai hubungan sosial yang layak di abad semacam ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines