Story cover for Teman Tapi Cinta by fornaw_
Teman Tapi Cinta
  • WpView
    Прочтений 413
  • WpVote
    Голосов 11
  • WpPart
    Частей 4
  • WpView
    Прочтений 413
  • WpVote
    Голосов 11
  • WpPart
    Частей 4
В процессе, впервые опубликовано апр. 26, 2019
"Kita deket udah 3 tahun Ay, gua percaya banget sama lu. Jadi, gua mau minta izin Ay" ucap Lucas lembut. 

"Izin? Untuk?" 

"Boleh gak gua punya cewe? Maksud gua, gua mau pacaran ama cewe lain." ucap Lucas takut-takut. 

Aini hanya terdiam. Ia masih tidak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut orang yang sangat ia sayangi.

Meski Aini dan Lucas tidak mempunyai ikatan atau status, tetapi Lucas selalu meyakinkan Aini bahwa Aini punya tempat tersendiri di hati Lucas. Sebagai apakah Aini disana? 


Btw, Don't copy paste my story. Karena ini kisah saya di SMA💛😚
Все права сохранены
Подпишись, чтобы добавить Teman Tapi Cinta в свою библиотеку и получать обновления
или
#27aini
Требования к контенту
Вам также может понравиться
Вам также может понравиться
Slide 1 of 10
Taken Slowly cover
You Are Mine [Terbit] cover
JUST ADMIRER cover
Disaster In Feelings cover
HaluNatasha cover
Rekal Rara [END] cover
TITIK LUKA  cover
Favorite Wound cover
KHALILA AND OTHERS cover
Valcano cover

Taken Slowly

35 Части Завершенная история

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.