Pesantren

Pesantren

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 26, 2021
Elin, gadis pemalas yang kerjaannya cuma tidur dan ngegame. Di sekolah pun, ia masih sempat untuk tertidur. Fara, seorang kpopers akut. Penganut "Bias is mine". Suka bikin rusuh di sosmed kalo ada war antar fandom. Syifa, mungkin cewek ini lebih normal dibanding 2 cewek sebelumnya. Muslimah garis keras, namun ia juga memiliki kekurangan seperti manusia pada umumnya. . . . Apa jadinya jika ketiga cewek tersebut dipertemukan dalam satu pesantren? Akankah mereka menjadi sahabat? Atau justru malah menjadi musuh? Cr cover : google
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Give You Flower
  • SHEIRAZ PLAN ✓
  • Sahabat Dan Cinta [END] ✔️
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • CRUSH {END}
  • Imam Dalam Tahajud (Completed)
  • AMISTAD✅
  • Ketika Introvert Bicara
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Dia Khadijahku[END]

# Proses Revisi Marina Zayaid, dia gadis yang sangat tidak sempurnya jika dilihat dari segi sifatnya. Gadis galak, pemarah, egois, gengsinya gede, keras kepala, tapi juga berprinsip, dan teguh pada pendiriannya. Saking nggak sempurnanya dia, kalian nyebut sifat buruk apa saja pasti ada di dia. Kalau dilihat dari segi fisik dan otak, udah pasti dia termasuk dalam kategori. Tapi dia bukan tipe gadis yang jadi incaran para kaum adam, tercantik, primadona, atau yang dipuja-puja, karena masih banyak gadis di sekolahnya yang jauh lebih cantik dan jauh lebih pintar darinya. Justru, karena kegalakannya yang di atas rata-rata itulah yang membuat Marina berbeda dari gadis lainnya, yaitu dijauhi kaum adam tanpa mau berurusan kalau nggak mau disembur pakai ludahnya pas dia lagi ngamuk. Hanya saja, yang membuat Marina bisa terlihat istimewa itu saat pertemuannya yang tiba-tiba sampai pada akhirnya bisa berpacaran dengan cowok bernama, Milo Ardiansyah. Saat semua kaum adam menjauhi Marina, justru Milo malah sangat tertarik untuk mendekatkan diri dengan Marina setelah mendekatkan diri pada, Tuhannya. Padahal, karakter Milo itu sangat jomplang sekali ketika dibandingkan dengan, Marina. Mungkin dia kena pelet yang dipasang, Marina? Atau bisa juga Milo hanya mempermaikan, Marina? Kalau kalian tidak sibuk dan mengingatnya, maka hitung saja setiap pertemuan mereka berdua; yang ke berapa, di mana saja, dan saat itu sedang terjadi apa. Mana yang lebih menguntungkan? Ditinggalkan? Atau meninggalkan? Semua pilihan tergantung pada kebutuhan dan sudut pandang setiap orang yang menjalani dan mengalaminya. Jika kisah ini berakhir bahagia, maka itu adalah tanda terima kasih, Tuhan, pada mereka berdua kala perbuatan baik yang dilakukan di dunia. Tapi, jika kisah ini berakhir sebaliknya, mungkin, Tuhan, sedang menguji atau sekedar memberi pelajaran pada keduanya. Karena memang sudah peraturannya, kalau, Tuhan, pasti ikut andil di dalamnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines