Puisi Hati

Puisi Hati

  • WpView
    Reads 462
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 13, 2019
"Ketika bibir bungkam seribu kata. Hanya jari yang mampu mengungkapkan semua rasa." Aku menuangkan semuanya. Tentang hati dan rasa yang pernah kau tinggal hingga ia mati secara perlahan. Goresan aksara membuatku berani mengungkapkan segalanya. Menuangkan cerita yang dulu pernah kau abaikan begitu saja, karena aku tahu ... kau takkan ingin mendengar kisahku. Untuk itu, aku menulis baris kata ini untukmu. Sebagian dari mereka adalah rasa yang tak sempat kuungkap. Sisanya hanya kepingan kecil yang sempat kau tinggal tanpa bertanya bagaimana keadaanku setelah kepergianmu. Aku rapuh Namun, masih sanggup hidup bersama kenangan yang kau ukir pada kepingan terkhir yang kau hancurkan dariku. Ini untukmu. Tentang hati yang mati setelah kau pergi. Luna Clarish
All Rights Reserved
#868
obsesi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihku Ditinggalkan
  • Rasa Tanpa Kata
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • SASHI
  • DEORE [FIN]
  • Mengejar Asa
  • Mahligai Cinta [END]✓

High rank #21 (05/7/19) (hanya serpihan kata-kata, entah puisi atau sajak atau apa entahlah) Untuk orang yang kehilangan. Atau yg baru putus, yang masih belom bisa move on dari kenangan apalagi mantan. Bahasa kasarnya sih cuma sekedar kata mellow yang nggak penting dan cuma diutarakan dari perasaan saya saja, bilang lebay boleh kok, saya menerima kritik dari kalian. Cuma mengutarakan kesedihan yang begitu perih walaupun doi tidak mendengar gue kok HAHA. "Kadang Cinta terlalu indah dirasa, Namun kehilangan membuat kita lupa akan keindahan yang pernah dirasa". 98% benar-benar mewakili perasaan dan hidup saya yang sama persis. Hanya tulisan-tulisan yang mengutarakan perasaan hati yang sedang menangis. Hanya seorang perempuan, Yang hobinya mengutarakan perasaan sakit lewat kata-kata dengan cara menulis, Yang tiba-tiba saja menjadi puitis, Disaat hati sedang kacau balau. Kata-kata disini asli buatan saya, murni dari pikiran saya, namun jika ada kesamaan, maafkan saya. Semoga kata-kata ini yang akan mengerti perasaan kalian disaat siapapun tak pernah bisa mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines