Cinta Yomita

Cinta Yomita

  • WpView
    MGA BUMASA 27,493
  • WpVote
    Mga Boto 2,868
  • WpPart
    Mga Parte 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jul 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Yomita Windastami tidak menyangka jika keikutsertaannya mengunjungi Rumah Pintar saat itu mempertemukan dirinya dengan cinta masa SMPnya, Al Kahfi Ganendra. Laki-laki pendiam yang begitu cekatan saat menjadi senior PMR. Lelaki yang membuatnya rela memanjat meja bekas demi dapat melihat ke dalam kelas lelaki itu. Dan kini lelaki itu berada di hadapannya, menjabat tangannya, dan tersenyum seperti dulu, sekaligus menyapa dirinya. Senyum yang begitu tulus. Tak ada yang berubah dari lelaki itu, kecuali garis kematangan yang semakin membuatnya menawan. "Apa kabar, Yomita?" Dengan gugup Yomi menjawab. "Kabar baik, Mas Nendra." Akankah kali ini Yomi dapat meraih cintanya? Sedangkan di sisi lain, sahabat baiknya, sahabat yang selalu ada untuknya, Davanka Yogaswara, tiba-tiba menyatakan perasaan padanya dan berniat melamar dirinya. Siapakah yang akan Yomi pilih? Nendra, cinta pertamanya, atau Davan, sahabat baiknya?
All Rights Reserved
#13
nendra
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • Trapped In Marriage (COMPLETED)
  • Dari Tetangga Jadi Rumah Tangga (HIATUS)
  • Radar Semesta
  • ARYANADERA
  • Mengenang Rasa
  • Gadis Kecil Alaska [ END ]
  • EXCHANGE
  • ADIKARA RESANDRA

"Nggak ada perempuan yang baik yang mau sama pasangan orang!" Teriak Keira menatap sengit ke arah Bagas. "Kei!" Teriak Bagas membalas teriakan Keira. Disini Bagas yang salah, bukan perempuan kecil yang tengah ia gandeng bahkan perempuan kecil itu sekarang ketakutan bersembunyi di belakang tubuh Bagas. "Apa karena pernikahan kita berawal dari perjodohan kamu bisa seenak jidatnya membawa dia pulang?" Tangan Bagas yang bebesa memijat keningnya, ia tahu jika masa lalunya akan terkuak juga. Bagas disini bukan tidak menghargai Keira tapi ia tidak tahu hal apa yang harus ia lakukan. "Pelankan suara kamu Kei. Dia tidak bersalah." Pinta Bagas dengan nada sedikit mengiba. "Lantas kenapa dia ada disini? Kemana jal*ng kamu itu?" Keira sadar saat ia menikahi Bagas, Bagas memang masih memiliki kekasih. Tapi tidak harus membawa ekornya ke dalam pernikahan yang baru menginjak usia empat tahun ini, bukan? "Keira, stop bicara kasar. Lebih baik kamu masuk kamar. Aku mau mengantar Lala ke kamarnya." Putus Bagas dengan melangkah masuk ke dalam kamar yang dulunya ditempati tamu. "Kamu memang kelewatan Mas. Aku sadar jika aku belum bisa memberikan kamu anak, tapi jangan pakai cara seperti ini." Selesai mengatakan itu Keira bergegas ke kamar utama, ia membanting pintu sekerasnya. Langkahnya menyapu ruangan yang banyak memberi kenangan manis dengan Bagas, kedua tangannya mengambil koper dan menyiapkan beberapa barang yang akan ia bawa pulang. Harga dirinya sangat tinggi, jadi saat Bagas membawa anak itu kesini maka dirinyalah yang harus pergi. "Apa-apaan kamu, Kei." Bagas yang selesai menidurkan Lala sontak terperanjat dengan keadaan kamar tidurnya yang sudah seperti kapal pecah. Jangan tanyakan apa yang dilakukan Keira. Melangkah keluar, ia mengusap sisa air matanya. "Aku mau pergi dari sini, dan kamar ini seperti ini sama seperti hatiku."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman