Alfaino Auzora

Alfaino Auzora

  • WpView
    Reads 789
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
Menceritakan kehidupan laki laki bernama Auzora yang gelap tanpa cahaya dipertemuka dengan perempuan ceria. Apakah mungkin perempuan itu dapat menjadi terang ditengah ditengah kegelapan?? "Aku lebih suka dipanggil Alfa daripada Auzora walaupun kata orang, arti Auzora adalah langit. Iya aku langit, langit gelap tanpa cahaya. Aku tidak tau apa yang telah Sang Maha Kuasa takdirkan untukku. Aku hanya dapat berharap takdir baik berpihak padaku. Aku mulai mencintainya namun aku tidak siap untuk sakit" "Aku tidak tau apa yang kamu alami tapi aku yakin kamu adalah laki laki kuat yang kujumpai. Aku jatuh cinta padamu bukan karena fisikmu namun kekuatanmu dalam menghadapi masa lalu yang kelam" Aku adalah langit yang gelap tanpa hadirnya kau disisiku-Scott Alfaino Auzora Aku adalah bintang yang ditakdirkan untukmu-Michellia Chelsea Cerita inj tidak hanya berkisah tentang romansa Auzora dan Chelsea namun juga hubungan kakak adik antara Adrian dan Auzora. "Zora, lo harus selalu bertahan demi gue, karena seorang Adrian gak akan pernah bisa tanpa lo" -Adriano Lilo- "Kalau gue ditanya kenapa gue mau berjuang sampai saat ini, cuman satu jawabannya, yaitu lo" -Scott Alfaino Auzora
All Rights Reserved
#216
langit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Sweet Shadow's Senaku!
  • KEPERGIAN SENJA
  • Padam Nelangsa
  • My Heart
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • AURORA
  • Peluk Aku, Tuan
  • Extraordinary Gloretha [End]
  • KALA BIRU DEWATA

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines