Prince Arash

Prince Arash

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Shania maju beberapa langkah mendekati Arash. Lalu gadis itu merogoh saku gaunnya dan mengeluarkan sesuatu dari sana. Kemudian tangan gadis itu terulur untuk meraih tangan Arash dan meletakkan kalung tersebut ditelapak tangan Arash. Arash yang menerima perlakuan itu hanya diam dan tidak menolak sama sekali. Dia terus memperhatikan setiap gerakan Shania sampai mata gadis itu menatap matanya dengan cairan bening sudah membasahi pipinya. "Selamat tinggal..."
All Rights Reserved
#77
royal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Skyggen (END)
  • IDOLA RANJANG (21+) - Sudah Terbit
  • Lady Antagonist [✔]
  • Pathetic Destiny  [Completed]
  • Make Me Your Queen [Selesai]
  • Poison Of Love
  • Run Away With My Child [TERBIT - Reinkarnation Stories]
  • The Villainess Princess
  • Reinkarnasi Sang Antagonis (TERBIT)

"Apa yang sudah kau lakukan padaku, brengsek!" Miya menatap nyalang pada Anders, dadanya naik turun penuh emosi. Tangannya mempererat lilitan selimut yang membungkus tubuhnya. Anders tersenyum hangat, "bukan saya, tepatnya Anda, Princess." "Apa maksudmu? Kau memperkosaku, Letnan keparat!" Anders menggoyangkan jarinya, menyanggah. Dengan santai pria itu mengambil ponsel miliknya di atas nakas. Mengotak-atiknya, dan kemudian terdengar sebuah rekaman suara yang membuat Miya membelalakan matanya, tidak percaya. Itu suaranya... Suara desahan... Bahkan suaranya yang memaksa Anders untuk bercinta dengannya. Napas Miya semakin memburu tidak beraturan. Dan dengan gerakan cepat, Miya keluar dari dalam selimutnya, menerjang Anders untuk merebut ponsel di tangan Ajudannya itu, sambil terus berteriak dan memaki Anders menggunakan semua kata-kata kasar yang semampunya ia keluarkan. ____________________________________________ Mulai menulis : 01 Januari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines