
Aku, Kamu, dan Mereka Aku sang Pejalan Kamu sang Pengendara sedan Dan Mereka yang julid ataukah terlalu perhatian Aku terbiasa kegelapan Kamu selalu merasa kesilauan Dan Mereka mentertawakan perbedaan Aku hanyalah aku Terbiasa dengan malam yang sunyi dan dingin Makan seadanya tanpa memandang gizi Tidur beralaskan tanah beratapkan langit Dan.. Kamu Adalah Kesempurnaan yang tak terlukiskan Memang di dunia ini tak ada yang sempurna Tapi kehidupan mu bak pangeran negri dongeng Mereka hanya netizen fanatik Selalu menguntit dengan kritik Memandang diriku sebelah mata Tanpa bersalah mengkastakan manusia Bukankah Tuhan tak sejahat itu Kebencian apa yang menguasai diri mereka Sehingga diriku tak lagi layak di anggap Sejak cincin ini melingkar di jariku Tak rela jika kamu menjadi bagian dalam hidupku Biarkan mereka berkata apa Yang penting hidup kita selalu di ridhoi illahiAll Rights Reserved