Pelangi Hitam

Pelangi Hitam

  • WpView
    Reads 727
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
Kamu, Hitam yang telah berwarna karena perempuan itu. Dan aku, warna dari segala warna yang akhirnya mampu menaklukan mu. Dan lagi, sebelumnya terimakasih atas rasa sakit yang kau berikan. Setidaknya, aku menjadi tau apa arti rasa dan perasaan yang sebenarnya. Kalian kuat. Aku yang lemah.
All Rights Reserved
#147
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • AlReGa [END]√
  • REVANO
  • Where Are You?
  • Friends FACT [END]
  • Dandelion [Completed]
  • Breathe
  • Noda dalam Cinta
  • LOST [TAHAP REVISI]

●FOLLOW dulu sebelum baca● "Aku adalah anak yang berpenyakitan. Sakit. Tapi itulah yang kurasakan selama ini, berjuang hanya untuk bertahan hidup, walaupun aku tau itu mustahil. Aku hidup hanya untuk mereka, tapi apa? Keberadaanku sama sekali tidak pernah dianggap ada. Aku mempunyai banyak masalah dengan keluargaku. Selalu Mengemis perhatian bahkan kasih sayang mereka. Apa itu yang dinamakan keluarga? aku merasa takdir telah menjebakku. Tapi, semenjak aku mengenal DIA, yang membuat hidupku sedikit berwarna dan membuatku termotivasi untuk selalu berada disisi mereka walaupun lelah tapi aku yakin itu tidak mungkin bisa membuatku bertahan lebih lama. Aku telah berusaha melakukan yang terbaik semampuku, menjadi seorang penyabar sekuat kubisa, berfikir positif tentang semua yang sebenarnya buat aku tak tenang. Jika ini hasil dari apa yang ku perjuangkan hingga saat ini, hingga kini kutemukan titik lelahku yang selelah-lelahnya. Aku akan beranjak pergi dan meninggalkan semuanya, karena aku tau semua hal pasti akan ada masanya." -Lunia Stephanie Fernandez "Aku tak peduli dengan masa lalu mu. Seburuk apapun orang lain atau bahkan keluargamu menghinamu, aku yakin semua itu tidak benar, aku tau mereka hanya ingin membuat orang-orang disekitarmu membenci dirimu. Tapi tidak untuk diriku, aku tau siapa dirimu. Jadi kumohon bertahanlah demi aku." -Kelvino Prasetya Levvine

More details
WpActionLinkContent Guidelines