1/3 Malam

1/3 Malam

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2019
⅓ Malam Ketika yang lain masih terlelap dalam tidur nya hanya aku yg terbangun untuk melaksanakan shalat tahajjud. Aku d bangun kan sang pemilik ruh dan jasad. D saat yang lain msh d atas kasur yg empuk dan msh terlelap dalam tidur mereka hanya diri ini yg terbangun untuk menghadap ke pdamu rabbku. Aku berdoa dlm setiap sujud ku dan kuakhiri dgn salam. Dalam doa ku, ku meminta agar selalu mengingat Nya dan selalu d jaga Nya ap yg d dlm hati ini ku curahkan semua nya d hadapan Nya. Air mata menetes tanda syukur msh d berikan kesehatan dan msh d berikan kesempatan untuk curhat dgn Nya. Wahay rabb ku jasad ini mulai lelah akan dunia dan ku mulai dari awal mempelajari ilmu agama. Wahay rabbku bangun kan lah aku selalu d ⅓ mlm untuk menemui Mu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regards, Natashira (END)
  • Air Mata Cinta
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Imam Dalam Tahajud (Completed)
  • May I Love You?
  • Bidadari Di Balik Niqab (END)
  • After My Prayed
  • 5 Criteria To Be My Boyfriend
  • Jodoh Kedua (END)
  • Heart & Vein END

"Kedatangan saya kemari, berniat untuk melamar anak bapak dan ibu..." ucapnya to the point, dia tidak mengerti cara lamar anak orang bagaimana. Lebih baik langsung ke inti, latar belakang nanti saja dijelaskan belakangan Sepasang suami istri itu saling pandang, "Kenapa Mas Rakta tiba-tiba datang melamar? Apa sudah kenal dekat dengan anak saya?" "Belum." "Belum sepenuhnya" Ruang tamu rumah satu lantai itu hening... suara angin masuk berlahan melalui jendela, menghempaskan gorden tipis yang sudah terikat. "mas, panggil anaknya aja" saran mamanya menepuk bahu sang suami Raka mulai menghentak-hentakan kaki gelisah, sepertinya keduanya salah kira... "Na... Shinaaa, sini nak. Ada yang datang..." Seorang perempuan yang sejak awal memang menguping pembicaraan di ruangan itu, bergegas keluar dari persembunyiannya "Bukan," Ucap Rakta memotong, membuat dua orang di depannya kebingungan, "yang saya maksud, anak bapak dan ibu yang lain," "Shira. Natashira..." Ucapannya semakin membuat sunyi seisi ruangan, "Kamu mengenal Shira? Shira sedang di Amerika, belum pernah kembali ke Jogja sudah lebih dari 10 tahun..." ucap sang ibu dengan penuh kebingungan "Saya kenal, kami satu SMA. " "Saya serius dengan niat saya ini..." "Saya serius ingin menikahi Shira"

More details
WpActionLinkContent Guidelines