Lelaki#1

Lelaki#1

  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé dim., avr. 28, 2019
hari yang cerah saat mentari tepat baru berumur satu jam di hari ini,Seperti biasa istri pak eko seduh kopi dan eko bersiap untuk bekerja suami muda itu pun berangkat menuju tempat kerjaanya atau kantor yang tak jauh dari rumah hanya dua kali naik angkot,setibanya di kantor eko bertemu dengan pak bos yaitu pak herno dan langsung menyapa karyawannya itu "Hai,pak Eko"sahut bosnya "Hai juga pak"jawab eko "Ini tolong ketik kembali dokumen ini dan di fotocopy 5 bundel yah saya ada kepentingan dulu keluar sebentar"perintah boss "Oh,siap kenapa gak langsung di fotocopy pak?"tanya eko "Oh iyah bapak lupa,ini ada yang salah di bagian ini"(sambil menunjukan kesahan tulisan di dokumen) "Oh iyah pak nanti saya perbaiki" "Yah,terima kasih pak eko" "sama-sama pak" Eko langsung menuju ruangannya,melihat jam menunjukan pukul setengah delapan.Eko pun memulai kerjaannya yang tadi di mandatkan dari bosnya, baru mau menyentuh keyboard komputer tiba-tiba handphonenya berdering ternyata istrinya
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry
  • SiS S2: Dari Suho Buat Seojun
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Freaky Family [END]
  • ✓ Nyonya Ji Ingin Bercerai
  • The Perfect Strangers
  • TOUCHED (End)

Gue udah kerja di PT Malfoy Corp ini hampir lima tahun. Dari mulai nyapu lantai, buang sampah, sampai bikin kopi buat para petinggi perusahaan, semuanya gue lakuin dengan hati yang... yah, biasa aja sih. Bukan yang sepenuh hati banget, tapi juga bukan yang males-malesan. Hidup gue tenang, santai, nggak ada drama. Sampai hari sial itu datang. Gue lagi bawa nampan kopi buat meeting besar di ruang CEO. Semuanya masih aman terkendali, sampai tiba-tiba gue kepleset karena kabel charger yang menjulur di lantai. Dalam hitungan detik, kopi panas di tangan gue terlempar ke udara dan brak! Tumpah tepat di jas mahal warna abu-abu milik Mr. Draco Malfoy. Lo tau nggak siapa Mr. Draco? Dia bukan cuma CEO PT Malfoy Corp, tapi juga the coldest boss ever. Wajahnya flat, suaranya tajem, dan sikapnya? Jangan ditanya. Dia tuh tipe bos yang nggak ragu buat fire karyawan hanya karena kesalahan kecil. Bahkan, dia punya aturan absurd di perusahaan ini: "No Office Romance" alias karyawan dilarang keras pacaran sama rekan kerja. Dan sekarang? Gue baru aja bikin baju doi basah kuyup. Gue langsung membeku di tempat, otak gue nge-freeze, tangan gemetar sambil masih megang nampan kosong. Semua orang di ruangan juga pada diem. Bahkan, Pak Antoni dari divisi keuangan yang biasanya nggak pernah bisa diem pun tiba-tiba jadi patung lilin. Mata abu-abu tajem milik Mr. Draco langsung ngelock ke gue. "Potter." Suaranya rendah, tapi bikin bulu kuduk gue berdiri. "What. The. Hell." Gue otomatis refleks nunduk dalam-dalam. "S-sorry, Mr. Draco. Gue nggak sengaja, sumpah! Kabelnya-" "Keluar." Gue nggak bisa ngelawan. Dengan kepala masih nunduk, gue langsung jalan mundur, keluar dari ruangan sambil nahan napas. Tapi sebelum pintu ketutup, gue sempat ngeliat ekspresi Mr. Draco yang... aneh. Bukan marah, tapi lebih ke... mikirin sesuatu. Dan di hari itu, gue nggak tau kalau insiden kopi ini bakal ngerubah hidup gue selamanya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu