SPIRIT OF FIGHT
Dedi, anak panti pendiam, terobsesi Jeet Kune Do Bruce Lee. Ia menemukan kekuatan di balik filosofi "tanpa gaya" itu, namun tak mampu melindungi sahabatnya, Nia. Gadis kecil itu hancur di tangan preman Perguruan Silat Betawi "Tiga Berantai".
Penyesalan membakar Dedi. Ia bersumpah balas dendam. Turnamen Silat Nasional jadi panggungnya. Sebagai peserta "Bebas", Dedi tak punya guru, tak punya nama perguruan, hanya satu tujuan: menghancurkan "Tiga Berantai".
Dengan JKD yang mematikan, Dedi menyapu bersih lawan. Pak Toha, guru silat pertamanya, terkejut melihat muridnya menjelma Bruce Lee hidup. Setiap pertarungan, Dedi membisikkan nama Nia kepada para pelaku, mengantar keadilan dengan tangannya sendiri.
Di final, ia kalahkan Iko, musuh terakhir. Di hadapan ribuan pasang mata, Dedi mendeklarasikan, "Namaku adalah Chan Lee. Dan Jeet Kune Do adalah silatku!"
Kemenangan ini tak cuma balas dendam, tapi juga awal baru. Chan Lee mendirikan Sri Tunggal Sakti Jeet Kune Do, mengajarkan disiplin dan semangat juang sejati. Tragedi Nia berubah jadi harapan. Dari duka, bangkitlah Spirit of Fight yang abadi.
Ikuti perjalanan Dedi, sang Chan Lee, dari seorang korban menjadi inspirasif!
Copyright:
© 2025 Loomdark Studio. All right reserved.