Story cover for Jus Jeruk by yogisukmana08
Jus Jeruk
  • WpView
    GELESEN 68
  • WpVote
    Stimmen 6
  • WpPart
    Teile 2
  • WpView
    GELESEN 68
  • WpVote
    Stimmen 6
  • WpPart
    Teile 2
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Apr. 28, 2019
malam itu semakin dingin ditambah tiada suara pun bergeming, hanya gesekan angin yang menggarukkan punggungnya di dahan dahan pohon tua nan rindang.

 sesekali nyanyian burung hantu dan binatang malam membangunkan sebagian kami yang tertidur, tak akan mungkin juga kami terpulas di atas tanah miring seperti hampir kandas mungkin sekitar 60 derajad iya menungkik tajam ke arah jurang yang di isi pepohonan lebat itu. beruntung ini masi gelap tak ada apa yang terlihat. 

malam semakin larut sunyi semakin tebal membuat hati semakin berdebar apa kah benar agaknya esok kami bisa pulang, badan ku mulai menggigil semangat ku kian mengecil kulihat ada teman yang semakin kebiruan memelukku kakinya, iya kedinginan. ah tidak, mungkin itu hanya perasaan ku saja, hanya karena di sini gelap kaki ku saja hampir tak terlihat. 

sesekali kabut tebal itu memudar membiarkan sang bulan mengintipi kami dari sela sela dedaunan mata malam itu cahayanya bagai laser laser putih bercampur kabut tipis yang menembus lebatnya pepohonan hutan tempat kami bermalam. dalam kebisuan kami di haru biru oleh kesan.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Jus Jeruk zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Jeritan Malam - ketika keindahan menjadi sebuah ketakutan (SUDAH DITERBITKAN) von metamorfosis2015
29 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
SUDAH DITERBITKAN, TERSEDIA DI GRAMEDIA.....@meta.morfosis, Menjadi manusia normal adalah impian dari setiap manusia, tapi apa jadinya ketika anda mengalami sebuah peristiwa, dimana peristiwa tersebut akan merubah perjalanan hidup anda, dari yang semula terasa indah menjadi sebuah mimpi buruk Nama gue reza, gue merupakan lulusan salah satu perguruan negeri ternama di salah satu universitas negeri yang ada di Jakarta, yaa...sebuah kampus yang berada pada lingkungan yang asri dengan banyaknya pepohonan besar disekitarnya, bahkan bisa dikatakan kampus gw tersebut merupakan sebuah hutan kota diantara banyaknya bangunan besar yang ada di jakarta Hampir kurang lebih empat setengah tahun lamanya gue mengenyam pendidikan di kampus tersebut, hingga akhirnya di saat waktu kelulusan tiba, gue pun mendapatkan sebuah panggilan pekerjaan yang akhirnya mengantarkan perjalanan hidup gue untuk berlabuh di salah satu kota yang ada di jawa timur. Pada awalnya perjalanan hidup gue ini terasa begitu indah, bahkan bisa dikatakan sempurna, karena bisa di bilang tuhan begitu memudahkan setiap langkah yang gue ambil dalam menjalani kehidupan di dunia ini, tapi semua keindahan dari rangkaian perjalan hidup gue itu, kini berubah secara drastis, seiring dengan terjadinya berbagai macam kejadian aneh yang gue alami di salah satu mess perusahaan yang berlokasi di jawa timur Dan percayalah....ketika gue menuliskan semuanya ini, gue tercekam dalam rasa ketakutan yang mendalam, rangkaian kata kata yang tertulis diantara jentikan jari jemari gue pada barisan huruf yang berada di keyboard kini seperti tidak lepas dari tatapan dingin mata mereka, dan sejujurnya saat ini gue hanya berharap semoga malam ini cepat berlalu dan berganti menjadi siang.....
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku von D_Prayogo
5 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 9
Senja Termendung cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
Lembayung cover
Antara Pilihan Berat Kamu Atau Dia { HIATUS } cover
Jeritan Malam - ketika keindahan menjadi sebuah ketakutan (SUDAH DITERBITKAN) cover
Tolong, Aku Masih di Sini cover
"Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda" cover
THE UNYIELDING  [END] cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover

Senja Termendung

11 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Di bawah lapisan hangat seragam putih biru kusut, Senja Gitarja, sang pahlawan bagi dirinya sendiri kini hadir di dalam gelap dinaungi serigala bertubuh tinggi besar, berseibo hitam berlapis topeng. Benar, serigala-serigala itu bagai manusia yang ia jumpai semasa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, di pagi hingga siang hari yang terhitung panjang. Dalam tundukan kepala yang penuh gelap dan rasa ketidakdilan. Pantaskah mereka yang buruk didekap kehangatan bagai tak punya rasa bersalah sama sekali? Pantaskah kesalahan seluas samudra menciut hingga tak terlihat bagai sebutir debu? Pantaskah kebaikan tertutup salju tebal lalu hilang entah kemana sebab buah hasut-menghasut para bedebah? Pantaskah kami, para manusia-manusia yang hanya punya pendirian diri tak disanjung sama sekali oleh dunia? Lalu pantaskah mereka yang tangannya kotor bak membunuh temannya sendiri di hutan belantara yang gelap dan sedikit udara, bermain dengan kehangatan yang kami impi-impikan? Berapa banyak manusia yang akan kau samakan nasibnya sama seperti kita-kita ini, bedebah? 2 bulan menuju kelulusan ialah bulan-bulan kami para 'yang disingkirkan' untuk menikmati api panas yang dicipta oleh mereka. Tolong, bertahan sebentar untuk ini, 6 kawanku. Kelak di hari kelulusan tiba kita berlomba-lomba jadi juara berpredikat orang paling bahagia di dunia.