Dzikir Cinta (Selesai)

Dzikir Cinta (Selesai)

  • WpView
    Membaca 97,882
  • WpVote
    Vote 3,008
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadLengkap Sel, Jun 11, 2019
"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
alhamdulillah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menjemput CintaMu   (Allah, Aku & Dia)
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • Sang Pelindung Hati
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Lathifa [END]
  • Bersamamu Halalku √
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)

Tiada keganjilan dalam mencinta selain mencintai manusia lebih dari kadarnya. Porsi cinta untuk Allah tentunya harus lebih besar; maka itu cinta diturunkan agar manusia selalu bersyukur; mulai dari mencintai apa-apa yang telah Allah berikan hingga mampu memberikan cinta kepada hambaNya yang lain agar orang tersebut semakin bersyukur karena dicintai. Salah, jika mengatakan bahwa mengungkapkan kata cinta itu tak lazim. Rasullullah SAW saja selalu memberikan kehangatan dan mengekspresikan cinta pada isteri-isterinya, terutama Aisyah. Beliau selalu memberi Aisyah kehangatan dan ini termasuk dalam penyempuranaan ibadah di dunia. Allah berjanji apabila ada hambaNya yang melakukan kebaikan dengan berusaha memelihara kasih sayang dan menjaga cinta antar mereka karena Allah, Allah akan semakin mendekatinya. Begitulah kekuatan cinta bermain andil sangat penting dalam kehidupan manusia; bukan hanya di dunia namun menembus akhirat. Semenjak pertemuannya dengan Syeikh Rahmat, hati Arsyad terbelah menjadi dua; di satu sisi serasa mantap dan yakin, di sisi lain meragu. Yang buatnya meragu adalah; mendahului ketentuan Allah. Kemudian ia berfikir kembali "bagaimana jika perkataan Syeikh Rahmat merupakan sebuah petunjuk? Mungkinkan ia diutus oleh Allah untuknya agar sadar betapa dekatnya jodoh itu? Keduanya mempunyai tujuan yang sama; menjadikan wanita bernama Adeeva sebagai istri kelak. Hanya saja, apakah melalui hati yang lebih dulu meraih impian Arsyad? ataukah rasio yang berkata bahwa masuk akalkah menjemput jodoh yang sudah nyaris menjadi jodoh orang lain?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan