Arqam dan Ayana (Sudah Terbit)

Arqam dan Ayana (Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 725
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing2h 12m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2021
Aku tak pernah sempat mengungkapkan perasaan ku, bahkan sampai kita benar-benar berpisah. Jangan pernah bilang aku terlalu tertutup! karena sungguh aku sudah secara terang-terangan menunjukkan ini, namun kamu malah membalasnya dengan tertawa. "Hey Arqam kau pikir tawa mu itu renyah? Sampai berhasil membuat aku kenyang hanya dengan mendengar nya saja?" Tertawalah terus! sebab aku suka. Tapi aku lebih suka jika penyebab bahagiamu itu aku Haha. Maaf jika aku terlalu memaksa, sebab menjalani hari-hari dengan sebutan teman saja cukup membuat aku terganggu. Bagaimana tidak? Aku harus selalu terlihat baik-baik saja jika melihat mu melancarkan jurus ajaib pada perempuan yang kamu temui. Dan jangan sebut aku cengeng! sebab aku tak pernah menangis hanya karena rindu padamu. Tidak pernah! Tidak sekali maksud ku Hehe. "Arqam, bukankah aku cukup baik dimata mu? Dengan selalu ada untuk sekedar mendengar mu bercerita atau membantu mu menghindar dari amarah Guru di sekolah? Bukankah aku baik? Tapi kenapa kamu seperti tidak berniat untuk membuat kita lebih dekat?" Ini sudah 3 tahun, dan senyum mu masih jadi favoritku. Ahhhh Arqam kamu selalu punya jurus ajaib untuk membuat aku senang. -Ayana (Sudah di terbitkan)
All Rights Reserved
#373
familyconflict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelaki Itu Takdirku
  • Hujan Rinduku (Keluarga, Cinta, dan Impian) ☑️
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • Sumandak Si Jejaka Russia
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Cry With Clouds (비 구름에 울고)

Lelaki Itu Takdirku. (S1) Update: (Completed) By : Nyff. 2023-28/11/23 "08.09.2020" "Nur Bella Aryel binti Muhd Harel.Aku ceraikan kau dengan talak 1." Tarikh itu tidak akan Bella lupakan dan kisah pahit yang terselindung di sebalik mahligai yang di bina telah menjadikan sebagai peristiwa hitam dalam hidup Bella tiada lansung manisnya sebalik itu dirinya hanya menjadi hamba abdi kepada lelaki yang tidak berguna. Namun demikian Bella tidak tahu ingin mengukap rasa apa disaat perkataan 'cerai' itu tubir dari mulut lelaki yang bergelar bekas suaminya sekarang. Mata nya kosong dan hanya merelakan lafaz cerai melalui gegendang telinganya. Walaupun ia terasa pahit untuk menelan tetapi dia kuatkan diri dan keputusan nya muktamad untuk akhiri kisah mahligai yang di bina bersama.Tetapi lebih tepat lagi ia hanya sampah di mata Bella di layan dengan begitu hina. Tetapi dia juga berasa bersyukur kerana setelah ujian demi ujian yang di tempuh pada akhir dia mampu hadapinya walau kadang terasa sakit dan perit yang tidak mampu diungkap kan pada kata atau tangisan.Hanya Tuhan yang Maha mengetahui segala yang terbuku di lubuk isi hati wanita ini.Bella tahu ujian dari Ilahi bukanlah melemahkan dirinya malah. Dirinya lah yang Allah kuatkan untuk menghadapi cabaran hidup yang lebih mencabar dan ujian yang di beri itu membuatkan diri dia lebih matang dan kuat dari dihimpit rasa takut dan lemah. Bella menyangka bahawa penceraian itu adalah talian terakhir sebelum dia akhiri kisah hidup mereka berdua tetapi rupanya ada udang disebalik batu. Selepas sebulan berlalu setelah kejadian itu satu lagi ujian menimpa wanita ini dimana dia di santau oleh seseorang yang identitinya masih lagi tidak diketahui oleh mana-mana ahli keluarga Bella. ..akan tetapi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines