PERIPLE ✔ (SUDAH TERBIT)

PERIPLE ✔ (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    reads 3,574
  • WpVote
    Stemmen 413
  • WpPart
    Delen 34
WpMetadataReadCompleet maa, sep. 25, 2023
Seorang pemeran tidak boleh menciptakan akhir yang bahagia dari kisahnya. Seorang pemeran hanya boleh melaksanakan segala sesuatunya sesuai alur yang telah dibuat oleh sang pencipta, meskipun dia peran utama. "Suami itu bagaikan imam, dan istri itu bagaikan makmum. Jika imam rukuk, makmum mengikuti rukuk. Jika imam bersujud, makmum akan mengikuti untuk bersujud. Tapi bunda nggak bisa seperti ayah, Vella. Bunda ingin anak bunda ini jadi anak yang baik. Kalau kedua orangtuanya sama-sama tidak baik, anak bunda ini akan mencontoh siapa?" Seseorang bertanya kepadaku, "Memangnya setelah kamu lepas dari dia, kamu bisa memastikan untuk bahagia?" Lalu kujawab, "Walaupun tidak pasti merasa bahagia, setidaknya aku tidak lagi mendapat luka, dan merasakan lara." "Nggak cocok itu adalah ketika kelebihannya nggak bisa melengkapi kekurangan gue. Dan kelebihan yang gue miliki nggak bisa melengkapi kekurangan dia. Apa yang baik darinya bukanlah apa yang gue butuhkan. Sedangkan apa yang gue butuhkan adalah sesuatu yang nggak ada di dalam dirinya."
Alle rechten voorbehouden
#154
jungjaehyun
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Arshaka Heizen Lergan
  • Angkasa dan Kisahnya
  • A Little Story Full Sun | Lee Haechan ✓
  • Dua cangkir satu Meja
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • MANAGER IDOL
  • Sulung
  • Ekspektasi

Ini tentang Arshaka Heizen Lergan. "Hidup tanpa arah itu seperti berjalan di tengah kabut tebal, ngga tahu langkah berikutnya menuju ke mana. Setiap hari terasa sama, berat dan kosong, tapi nggak ada tempat untuk berhenti atau pulang. Hal-hal yang dulu bikin bahagia sekarang cuma bayangan samar yang bahkan nggak bisa disentuh lagi." "Hidup tanpa arah itu rasanya kayak hanyut di laut tanpa tahu di mana pantai. Ada saatnya kepalaku penuh dengan suara-suara, tapi semuanya hening waktu aku coba dengarkan. Rasanya seperti tenggelam perlahan, tapi ngga ada yang datang untuk menarikku ke permukaan. Aku cuma bisa diam, menunggu sesuatu yang mungkin ngga pernah ada." ☆☆☆☆ "Gua ngga pernah minta bantuan orang lain. Kata ayah 'jadi anak jangan menyusahkan siapapun' maka dari itu. gua milih hilang ketika gua lagi kacau dan kembali lagi ketika gua merasa baik" "Gua bukannya ngga mau ngelawan, bukan juga pasrah atas kekalahan. Kata mamah 'Kalau kamu disakitin sama orang-orang, sebisa mungkin kamu jangan membalasnya ya? kalau kita baik sama orang. Besok orang juga akan baik sama kita'." ☆☆☆☆ "Hidup sama ayah emang sakit. Tapi kalau ngga sama ayah, sama siapa?" TIKTOK: @.coklattt

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen