Melodi cinta

Melodi cinta

  • WpView
    Reads 972
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 8, 2022
Beragam cerita bersangkutan sendu cinta, dengan satu patah hati yang sama. Segala tentang mulanya, hingga alasan tak bersama, kukemas rapi dalam narasi. Bacalah, keping keping hati yang berteriak ketika kau pergi. Kenanglah, sesak tangis yang tercampur sesal saat aku salah memilih. Semoga, suatu saat kau mengerti bagaimana rasanya dihujam sepi, ketika kau belum siap ditinggal keriuhan.
All Rights Reserved
#69
katakatacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Pernah Patah
  • Nasihat dalam Puisi
  • Narasi patah hati
  • Our Journey To Love
  • • EUTANASIA •
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • Coretan Kata Tanpa Rasa
  • Barisan Penyesalan

Menikah dengan kekasih yang sudah menjalin hubungan selama sepuluh tahun dengannya adalah impian terbesar Ishana. Namun, rupanya takdir berkata lain. Di saat semua persiapan acara pernikahan hampir sempurna dan hari pernikahan tinggal menghitung jari, tiba-tiba semua digegerkan dengan pengakuan adik perempuan Ishana satu-satunya ... bahwa adiknya itu ternyata tengah mengandung anak dari calon suami Ishana. Hati Ishana hancur lebur. Impian-impiannya untuk masa depan seketika mengabur. Kepercayaannya diluluhlantakkan dalam sekejap. Ishana melanjutkan hidupnya dengan didekap oleh rasa sakit hati dan kekecewaan yang teramat dalam. Hingga suatu waktu, dia bertemu dengan seseorang. Namanya Arsenio, seorang lelaki duda yang pernah sama-sama merasakan apa yang Ishana rasakan. Akankah dua orang yang hatinya sama-sama pernah dipatahkan sedemikian hebatnya oleh perasaan bernama cinta, bisa merasakan cinta lagi? _ _ _ "Untuk hati yang pernah patah, percayakanlah semua pada waktu. Kesakitanmu akan berujung sembuh dan patahmu akan kembali utuh."-Ishana Swastika Prameswari. - - - Yang Pernah Patah - - -

More details
WpActionLinkContent Guidelines