MWMB (MARRIED SERIES)

MWMB (MARRIED SERIES)

  • WpView
    Membaca 403,652
  • WpVote
    Vote 17,930
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadLengkap Rab, Mar 11, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Dia dengan segala peraturannya. Peraturan pertama: Jangan sentuh Mas Bian baik sengaja maupun tak di sengaja menyentuhnya. Peraturan kedua: Jangan potong ucapan Mas Bian. Baik refleks ataupun bukan, gaji potong lima persen. Peraturan ketiga: Mas Bian selalu benar jika dia salah maka ia tetap harus benar. Peraturan keempat: Jangan membuka kan pintu untuk seseorang yang bertamu, terlebih jika itu laki-laki! Peraturan terakhir: Tidak ada satupun adiknya maupun pembantunya memiliki kecengan. Jika hilap, good bye! ** Typo banyak. [Ini cerita pertama, mohon maaf bila banyak hal 'gaje' dalam cerita ini] Cover Pinterest.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#54
quin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Response After Marriage
  • MaBoy { Sungsun / sunsun }
  • JODOH salah ngomong
  • The Man
  • Istrinya Guru Besar
  • The Beloved Mr Bad
  • Insyaallah Aku Selalu Mencintaimu
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Penggenapan Janji - END (Repost)
  • MAID AND THE COLD BOSS [END]

Novel Terjemahan !!!! Pada hari pertama Jiang Nai bekerja, rekan-rekannya bergosip bahwa semua orang di departemennya gelisah karena bos barunya bersikap tegas dan kejam. Mereka menasihatinya untuk berhati-hati dalam bertindak. Jiang Nai mengangguk berulang kali, tetapi ketika dia berbalik, dia melihat bos baru itu berdiri di pintu masuk ruang teh dengan ekspresi dingin. Rekan-rekannya berkeringat, meminta maaf dengan sungguh-sungguh, dan segera mengantarnya keluar. Setelah bekerja, Jiang Nai pulang, mandi, dan berbaring di tempat tidur. Tak lama kemudian, seseorang masuk ke ruangan, melepas mantelnya, dan berdiri di depan cermin untuk membuka dasinya. Jiang Nai menyangga tubuhnya dengan siku, ragu-ragu sejenak, dan akhirnya berkata, "Bukankah kamu terlalu bersemangat saat bekerja..." Pria di depan cermin itu menoleh untuk menatapnya dan tersenyum tipis. "Aku tidak mengatakan hal buruk tentangmu di tempat kerja hari ini. Di mana aku bersikap galak?" Panduan Membaca: Nikah dulu, cinta kemudian Bosnya adalah suamiku yang baru menikah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan