Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Boy friend OR Best friend?

Boy friend OR Best friend?

  • WpView
    LECTURES 129
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue mau cerita nih." Ucap keduanya bersamaan "Lo duluan." Ujar Retha "oke, Tha gue tuh sebenarnya suka sama ka Ferland!" Ucap Zelin dengan mata yang berbinar. "Ferland kelas berapa?" Tanya Retha berharap kalau bukan Ferland Aldebaran Leroy. "Kelas XI-IPA1, yang deket sama Lo itu lho." Ujar Zelin. "Ohh dia." Retha hanya ber oh ria dan menunjukkan senyum paksanya. "Apa gue tega ngelukain perasaan sahabat gue sendiri?" Ucap salah satu gadis itu membatin. Gadis itu tak lain bernama Retha. Apa keputusan yang diambil oleh Retha? Apakah ia harus merelakan Ferland untuk sahabat nya? Atau memilih Ferland dan menyakiti perasaan sahabatnya? Sungguh bukan pilihan mudah bagi seorang Retha. -oke langsung di baca ya ceritanya😊 -maaf klo typo bertebaran.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Inside You
  • BACKBURNER
  • ADYRA
  • STUCK
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Sealen
  • sahabat kok gini?! || NA2 (End)

Penantian Liora terhadap sebuah kebahagiaan yang telah lama hilang dalam hidupnya membuahkan hasil. Kebahagiaan itu kembali hadir dalam hidupnya yang kosong, seolah dunia membawanya kembali ke tempat yang tepat. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Kebahagiaan itu kembali menghilang setelah Liora mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini ia cari. Kebenaran itu membukakan sebuah pintu yang tak pernah Liora bayangkan dalam pikirannya. Dalam perjalanan itu, ia harus memilih antara dua hal yang sangat ia cintai---dua hal yang kini saling bertentangan dan tak pernah ia duga sebelumnya. _________________________ "Hidup Aku terlalu banyak luka, Ci." "Aku akan obati semua luka kamu, Lio. Pelan-pelan, kita lewati semuanya bareng-bareng." _________________________ ©yssctmr_gf

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu