BENA
  • WpView
    Reads 471
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 28, 2024
Orang-orang bilang kalau dua orang yang terluka tak seharusnya bersama. Jatuh cinta seharusnya sesederhana itu, bukan? Sesederhana 'aku milikmu' dan 'kamu milikku'. Setidaknya itu yang ada di pikiran gadis itu, sebelum ia bertemu dengan 'Tuan', pemuda yang berhasil mengambil hati dan pikirannya di masa lalu. Tujuh tahun bukan waktu yang singkat untuk gadis itu menyadari bahwa ia akan selalu jatuh pada 'Tuan'. Ketika semesta memberikan satu kesempatan lagi, mereka saling mengenal lebih dalam daripada yang mereka lihat, gadis itu dan Tuan sadar bahwa mereka saling membutuhkan. Namun, mereka pun tahu bahwa mungkin saja mereka kelak akan menjadi sesuatu yang saling menghancurkan ketika perasaan keduanya saling bertaut. BENA © Ganelein 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Rest In Love
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • cinta di BATAS SENJA
  • THEY WITH THEIR WOUNDS {END}
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Paradise
  • Unfinished Goodbye
  • Ini Aku, Erlang
  • Why Stay Away?

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines