Story cover for Affogato (FIN) by tifannihwang
Affogato (FIN)
  • WpView
    Bacaan 169,626
  • WpVote
    Undian 15,732
  • WpPart
    Bahagian 33
  • WpView
    Bacaan 169,626
  • WpVote
    Undian 15,732
  • WpPart
    Bahagian 33
Cerita Lengkap, Pertama kali diterbitkan Mei 01, 2019
(Seri Kedua dari Coffee Series)

"Banyak orang bilang mencintai itu mudah. Tapi perihal bertahan, itu adalah sebuah pilihan."
-Niken Carabella Widjaya

#3 dalam kategori #kopi (27/06/20)
#9 dalam kategori #ceritacinta (27/06/20)
Hak Cipta Terpelihara
Siri

Coffee Series

  • Cappucino (FIN)
    37 bahagian
  • 33 bahagian
  • Piccolo (FIN)
    33 bahagian
Daftar untuk menambahkan Affogato (FIN) pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#1youngceo
Garis Panduan Isi
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
The Coffee Crush  cover
Kopi Dangdut Buatan Lesty ( #leslar ) cover
ANGKANA [ End ] cover
Cafein Love | JAKE enhypen [ END ] cover
I Latte You cover
THE SKETCHER √ cover
Secangkir kopi dan cerita ✔  cover
Cappucino (FIN) cover
MAGIC IN CAFE [END] cover
TAKDIR KITA cover

The Coffee Crush

5 bahagian Sedang Ditulis

The Coffee Crush Di hari Kavya's Cafe membuka pintunya untuk pertama kali, Falisha Lyria tak pernah menyangka bahwa satu langkah kecilnya masuk ke dalam ruangan itu akan mengubah arah hidupnya. Ia hanya berniat singgah. Memesan kopi. Lalu pulang seperti biasa. Namun ia bertemu Aksananda Kavizra---pemilik kafe dengan cara bicara yang tenang dan keyakinan yang terasa terlalu meyakinkan untuk sekadar kebetulan. Sejak awal, Aksa tak pernah terdengar ragu. Ia berbicara tentang masa depan dengan seolah-olah Falisha sudah ada di dalamnya. Dan bagi seseorang yang tak pernah benar-benar dipilih sebelumnya, kepastian itu terasa seperti rumah. Kedekatan mereka tumbuh tanpa drama. Tanpa tarik-ulur yang melelahkan. Hanya dua orang yang merasa cocok, merasa yakin, merasa seolah semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Namun semakin hari, Falisha mulai menyadari bahwa ada bagian dari cerita Aksa yang tak pernah benar-benar ia dengar. Bukan karena disembunyikan, hanya ... tak pernah diceritakan. Dan dalam setiap hubungan yang terlihat tenang, selalu ada satu hal yang tak kasatmata. Falisha percaya ia adalah awal yang baru. Tapi bagaimana jika ia sebenarnya hanya kelanjutan dari sesuatu yang belum selesai? Atau mungkin, sejak awal ... ia memang tak pernah sendirian dalam cerita itu?