Story cover for Imajiner by jkku1997
Imajiner
  • WpView
    Reads 412
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 412
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published May 01, 2019
[Fantasy-Romance] 


Bisa dibilang, Sean terlahir dari air mata dan imajinasi seorang gadis.

Bukan secara kebetulan. 

Sebenarnya keberadaan Sean sudah sejak lama sekali. 

Ia paham bahwa hadirnya, tentu memiliki ikatan dengan gadis tersebut. 

Tangis yang membawa rasa putus asa mendalam bagi gadis itu, hingga kemudian datanglah Sean beserta uluran tangannya.

Bukan pula merupakan tugas wajib, namun Sean takkan pernah lari dari sisi si gadis.

Bukan hantu, pun malaikat. 
Ia hanyalah sesosok wujud dambaan seorang perempuan sejak lama. 

Hanya saja, memang tak semua mata mampu melihat sosoknya.








"Dia memang berbeda, lain daripada yang sejenisnya. Tak ada duplikatnya karena memang hanya ada satu. Dia adalah Sean, lelakiku yang tak mungkin selingkuh. Jangan tanya mengapa, karena sudah jelas dia benar-benar milikku." -Evin Patricia



________
 
 
copyright©2019, CeNat
All Rights Reserved
Sign up to add Imajiner to your library and receive updates
or
#667imagine
Content Guidelines
You may also like
at: 12am by nambyull
80 parts Complete
Dia menolak ku. Satu-satunya pria yang pernah menolakku, satu-satunya pria yang berani mendorongku menjauh.. satu-satunya pria yang sangat ku inginkan. Aku akan memilikinya. Sekeras apapun dia mendorong pinggangku untuk memisahkan ciuman ini, sekeras itu pula aku memeluk tengkuknya dan memperdalam ciuman ini. Rasa frustasi telah membutakanku, membuatku nyaris tidak waras dengan rasa cemburu yang memenuhi seluruh tubuh. Mulutnya mengetat, berusaha menolak saat tanganku merambat mengusap bahu dan dadanya yang masih terbungkus kemeja. Mengerang, setelah sebuah kecupan akhir, aku menurunkan ciumanku menuju telinganya. Menghembuskan nafas pelan dan berbisik. "Ada apa? Bukankah kita sudah pernah melakukan ini?" Di pangkuannya, aku menggigit telinganya pelan, sedikit melengguh sebelum kembali menurunkan ciumanku kembali menuju lehernya yang selalu berhasil membuat imajinasiku menggila. Tangannya meremas pinggangku semakin keras, "Lepaskan aku." Dia menggeram, membuatku justru menyeringai dengan sangat senang. "Bagaimana bisa kau menolak keinginan istrimu hum?" Aku berbisik, mengangkat wajahku menatapnya. Bahunya melemah, wajahnya terkejut, diantara alkohol yang mengambil alih kesadarannya aku bisa merasakan sisa kemarahan yang selalu dia tunjukan padaku kembali membara. "Jangan merepotkan dirimu sendiri sayang, kau tau itu akan sia-sia." Aku mengerakan salah satu jariku mengusap wajahnya. Pencahayaan minim dari lampu kamar hotel membuat wajahnya yang selalu menjadi kesukaanku itu semakin terlihat menakjubkan. Dia menatapku marah, rahangnya bergemeretak. "Wanita licik." Aku tertawa, "Memang," Kembali mendekati wajahnya dan menatap bibir tipis menggairahkan miliknya dengan atensi penuh. Tanpa sadar menggigit bibirku sendiri, gemas. "Jika untuk mendapatkanmu, tidak akan ada wanita yang tidak bersikap licik." Aku harus membuatnya jatuh cinta padaku. Hanya padaku. Sean Aldarict
You may also like
Slide 1 of 10
Senja dan Langitnya cover
FATED (Finish) cover
Fate In You (COMPLETED) cover
at: 12am cover
Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap] cover
My Ice Prince cover
Semenjana (END) / Sudah pindah ke aplikasi DREAME/INNOVEL) cover
DARSEN [Proses Revisi] cover
CHOOSE ME ! [Completed] ✔ cover
Baby,Good Night! (Completed) cover

Senja dan Langitnya

8 parts Complete

Di balik senja yang menggemaskan, ada rasa yang tersirat. Rasa tidak karuan. Rasa yang belum tersampaikan. Dalam hidup ini pasti akan ada yang datang dan pergi. Akan ada yang datang membawa angan atau bahkan pergi meninggalkan sayatan. Dan dia, dia punya peran. Entah tinggal dalam harapan, atau hilang bersama kenangan. "Senja memang indah, tapi kamu, jauh lebih indah dari hanya sekedar senja. Dan aku amat menyukai senja, tapi kamu, lebih dari hanya sekedar aku sukai." - Aro. "Saat hujan terus-menerus turun, akan terjadi genangan air di tanah tempat kau berdiri. Atau saat aku melihat langit, mungkin leherku akan terasa nyeri. Apakah saat aku terus-menerus mencoba berjuang bersamamu, akan ada genangan cinta dan luka di hatiku?" - Tasya. Atas nama senja aku sampaikan. Untuk seseorang yang pernah memperjuangkan, dari seseorang yang diperjuangkan. Aku Senja, ruang teduhmu dari masa depan.