Feelings

Feelings

  • WpView
    Leituras 154
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 10, 2019
Kamu memang bukan milikku Tapi setidaknya, Kamu pernah hadir dalam hidupku ***** Siapa yang tidak akan merasa risih saat mantan pacarmu masih mengejar dan mengincar dirimu? Arkan harus meratapi nasibnya saat mantannya yang ia putuskan saat SMP dulu mengejar-ngejar dirinya layaknya penagih utang. Pagi, siang, sore, dan malam Arkan harus ekstra sabar menghadapi tingkah konyol gadis itu-Keisya. Arkan muak. Dia pikir setelah insiden dirinya memutuskan Keisya maka dia dan Keisya tidak akan memiliki hubungan apapun, hanya sebatas teman, itu saja tidak lebih. Tapi ternyata dirinya telah salah, justru karena keputusannya itu dirinya harus berada di situasi yang begitu rimut, hingga rasanya ingin sekali Arkan menghilang dari bumi agar Keisya bisa berhenti menganggunya. Namun siapa sangka jika suatu saat Arkan justru merasa tak bisa lepas dari tingkah konyol gadis itu? Apa yang akan ia lakukan? Menerima gadis itu atau tetap pada pendiriannya untuk mengabaikan gadis itu? Namun bagaimana jika kata berhenti dan menyerah muncul diantara mereka? Di kejar mantan hanya karena insiden dirinya yang meminta putus? Konyol sekali. ***** Yang masih sayang sama Mantan wajib baca!!
Todos os Direitos Reservados
#42
keisya
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Fall in Love Again? ✔ (TAMAT)
  • EPIPHANY
  • Don't Go [END]
  •  ANATHA
  • CLOSER
  • [END] Blind Rainbow
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo