FANGIRL??

FANGIRL??

  • WpView
    Membaca 105
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 24, 2019
Gimana rasanya jadi fangirl yang tak direstui orang tua atau bahkan semua orang di sekitar tak merestui. Backstreet gitu yekan sama bias. Di cerita kali ini menceritakan tentang Meta Seorang fangirl yang bisa dikatakan tidak di restui "Dunia nya" ibunya terutama. Dia memang masih merahasiakan kembalinya dia menjadi fangirl setelah lama berpura pura di depan ayah ibu dan juga kakak pacar.terkecuali teman Bahwa dia sudah tidak memperdulikan hal hal semacam itu. Apakan Meta mampu merahasiakan ke fangirl-an nya dalam waktu lama? Dan apa saja suka duka fangirl yang tak direstui ? Dan kehidupan percintaan nya 😂hahaha happy reading
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Inside You
  • Baby sitter
  • (Eks-In) Trovert || END
  • KA-ZA ( Kanara-Reza)
  • Cerita di Komplek EXO
  • MENJADI ADIK DARI SALAH SATU TIGA PILAR!!??
  • MAWAR
  • Interweave
  • Daddy! (Rorasa)

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan