Senja
  • WpView
    Lectures 421
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Chapitres 14
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 25, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini kisah dimana senja menemukan langit nya yang hilang,menemukan senyum disaat alasan nya tersenyum telah pergi,dan dimana saat senja menemukan dua cowo yang membuat nya merasakan arti persahabatan dan cinta sekaligus. Ketika Langit mencintai senja,dan percaya bahwa senja yg ia cintai akan selalu ada untuk nya atau senja selalu sama hanya ada di sore hari dan pergi begitu saja meninggalkan langit?? Happy or sad ending?? I don't now Happy reading gays:)
Tous Droits Réservés
#131
tawa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • ketika senja menyapa
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Catatan Senja (TAMAT)
  • Cerita dari Senja
  • Langitra
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Cahaya Senja
  • senja untuk langit

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu