ANDAINYA DIA JODOHKU

ANDAINYA DIA JODOHKU

  • WpView
    Reads 13,429
  • WpVote
    Votes 309
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing2h 43m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 27, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"3 tahun aku mencintai dia. Tapi sayang,cintaku tak terbalas ."Tengku Nadya Annissa "3 tahun aku mencintai dia . Tapi nampaknya cintaku bertepuk sebelah tangan ."Tengku Rayyan Haikal . Andainya Dia Jodohku . Mereka saling cinta kerana keluarga mereka menjalinkan hubungan persahabatan perniagaan sejak mereka berumur 13 tahun .Tapi sayang,masing masing tidak berani untuk meluahkan rasa yang terbuku di hati .Apakah kesudahnya ? Adakah mereka akan bertemu jodoh ?
All Rights Reserved
#53
jodoh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Aku Tunggu Tanpa Janji
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Second Chance
  • NAHAS CINTA - by MisterRayZ
  • PUTIH & MERAH - Mister RayZ
  • CINTA TERLARANG - By Mister RayZ
  • CINTA TERINDAH - By Mister RayZ
  • BATANG KALI - by Mister RayZ

| POV ABANG KEDAI 📖 Sinopsis: Aku bukan siapa-siapa. Hanya pekerja biasa di sebuah kedai makan kecil. Tapi entah kenapa, sejak hari pertama dia datang dengan keluarganya. Aku rasa waktu aku mula bergerak ikut dia, bukan ikut jam dinding dapur. Dia selalu duduk di meja yang sama. Selalu dengan cara dia tunduk bila senyum. Dan aku, dari balik pintu dapur atau sambil bancuh air, tak pernah gagal perhati. Aku tak tahu nama dia. Tapi aku tahu suara dia bila pesan air suam. Aku tahu cara dia gelak bila main dengan adik dia. Aku tahu dia muncung bila tak puas hati dan aku jatuh hati pada semua tu. Kawan-kawan aku selalu perli. "Kalau suka, tegurlah." Tapi aku cuma senyum. Tegur macam mana, kalau aku sendiri pun takut bayang dia hilang bila aku terlalu dekat? Ini bukan cinta biasa. Ini tentang aku, yang hanya mampu jatuh hati dari jauh dan berharap, satu hari nanti bila dia datang lagi, aku ada cukup berani untuk kata "Saya tunggu awak, sejak lama dulu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines