ARTHALA (Slow Update)

ARTHALA (Slow Update)

  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
{FOLLOW DULU BARU BACA} ~JANGAN JADI PEMBACA GELAP GAES😀~ IYA ATAU TIDAK? Dua kata yang sulit dijawab oleh pianis berbakat Arthala Geonindra.. "Kau pikir bisa pergi dariku hah? Ingat tulang rusukmu tuh disini, jadi kau tidak bisa jauh dariku" Ucap Ryu Dengan Tangan Yang Dikepal Menahan Amarah "Jika Bukan Kau Bagaimana?" Tanya Artha Yang Masih Terlihat Santai __________________________________________________________________ NOTE:JIKA ADA KESAMAAN DENGAN CERITA MILIK ORANG LAIN.... HARAP BERI TAU KEPADA SAYA.... TAPI CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA.... DONT COPAS DONT PLAGIATOR...... JANGAN CUMA JADI PEMBACA RAHASIA YAH
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Mellifluous | Spin-off Ethereal [END]
  • Arsyilazka
  • Dusk In Your Eyes
  • Obat Untuk Luka | End
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • AKASA [MYG]
  • MY CADEL - Febri Hariyadi
  • "THE KING"_(ongoing)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines