Story cover for Traumwelt by VitasariNAP
Traumwelt
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 02, 2019
Sesap semua kata yang ada. Buka mata, hati, dan logika lebar-lebar. Culik apa saja yang bisa kau culik dari setiap makna yang kau temukan. Jangan biarkan dirimu hanyut tanpa terkesan. Ciptakan bekas untukmu sendiri. Ceritakan pada yang lain kesanmu. Biarkan mereka merapat dan mencari tahu. Mencari tahu semua tentang dunia ini. Biarkan manusia suka apa adanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Enjoy! (':
Update Sabtu Malam :)
All Rights Reserved
Sign up to add Traumwelt to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Cinta Berbalut Puisi by HarrySuharto
26 parts Complete Mature
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
Summer we Meet by zaharaaa96
19 parts Ongoing Mature
~Kisah dimulai saat Jasmine Zahara pergi berlibur setelah wisuda nya dan bertemu seorang laki-laki yang dia selamatkan saat akan tenggelam di pantai~ Tringggggg tringggggg~~~ Bunyi alarmku yang sangat menyakitkan telinga sudah berbunyi tandanya sekarang sudah pagi dan ini adalah saatnya hari yang di tunggu-tunggu "Akhirnya hari kebebasan ku datang juga" ucap seseorang dengan senyuman dan semangat untuk mengawali hari. Dengan meminum segelas air aku memulai hari ini, membersihkan kasur setelah selesai aku langsung ke kamar mandi dan bersiap. ____ Dretttt drettt (getaran telepon) "Hallo ayah" "hai apakah princess ayah sudah mulai bersiap-siap?" "Hahaha tentu ayah ini hari yang sangat di nanti-nantikan" ucapnya sambil tersenyum bahagia. "Ayah sangat bangga, princess kecil ayah sudah sampai di tahap ini" "Terima kasih ayah, ini semua untukmu, aku bekerja keras untuk mu" ucapnya dengan mata berkaca-kaca. "Terima kasih karena sudah berjuang dan bekerja keras untuk ayah terima kasih ayah sangat bangga" ucap sang ayah sambil tersenyum haru. "Tentu apapun untuk ayahku, aku akan berangkat sekarang ayah nanti aku kabari lagi" "Baiklah, maaf untuk tidak bersamamu saat ini princess" ucapnya dengan sedih "Tidak apa-apa, aku sangat mengerti" "Terima kasih princess, berhati-hatilah di jalan" "Tentu ayah byee"ucapnya sambil menutup telepon nya. ____ Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu, hari 'wisudaku' setelah sekian lama aku menempuh dunia perkuliahan akhirnya datanglah hari ini, hari kebebasanku. Kenapa hari kebebasanku? Sangat banyak alasan dibaliknya. Baca aja dulu beberapa bab, pasti ketagihan 🤭 Let's see :)
You may also like
Slide 1 of 7
Cinta Berbalut Puisi cover
PEREGRINATE cover
Aksara Tak Bertuan  cover
harapan yang pupus cover
HELLO, ASHEL! cover
between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~ cover
Summer we Meet cover

Cinta Berbalut Puisi

26 parts Complete Mature

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".