Story cover for FORGIVE ME by Safsalnau0507
FORGIVE ME
  • WpView
    MGA BUMASA 3
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 2
  • WpView
    MGA BUMASA 3
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 2
Ongoing, Unang na-publish May 03, 2019
Sering kali kita membenci dan menyudutkan peran antagonis.

Tanpa kalian sadari pemeran antagonis juga mempunyai cerita dan kisah yang menarik.

Ini bukan cerita di mana peran pratagonis di bangga bangga kan layaknya Ratu, Namun cerita yang tidak mengenal watak antagonis.

Jangan pernah melihat orang lain dari satu sisi.
All Rights Reserved
Sign up to add FORGIVE ME to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?] ni azasweet1212
27 parte Ongoing
NO PLAGIAT‼️ Pernah nggak sih kebayang, hidupmu yang biasa-biasa aja tiba-tiba berubah total? Itulah yang dialami Queenza, atau yang lebih sering dipanggil Zaza, seorang cewek bar-bar yang nggak pernah takut buat bilang apa yang ada di pikirannya. Semua gara-gara hal yang super nggak masuk akal-sebungkus garam. Yup, garam. Si bumbu dapur itu. Awalnya Zaza cuma menjalani harinya kayak biasa, sampai dia tembus ke dimensi lain dan mendapati dirinya berdiri di tengah kerajaan megah yang kayak cuma ada di film-film. Pilar-pilar tinggi berukir, karpet merah yang empuk banget, dan orang-orang berpakaian super mewah. Tapi... tunggu dulu. Kenapa tatapan mereka semua kayak nggak suka sama dia? Oh, ternyata... Zaza adalah tokoh antagonis. Bukan ratu yang bijaksana. Bukan putri yang cantik dan dicintai. Tokoh antagonis. Sosok yang ditakuti, bahkan mungkin dibenci seantero kerajaan. Buat Zaza, ini jelas nggak masuk akal. Dia bahkan nggak tahu cara bersikap anggun atau bicara dengan nada sopan. Jalan aja masih suka nginjek kain gaunnya sendiri. Tapi Zaza nggak punya waktu buat mikirin itu. Dunia ini penuh drama-perebutan kekuasaan, sihir, dan rahasia-rahasia kerajaan-dan Zaza unggak mau jadi pecundang. "Kalau aku memang antagonis," pikir Zaza, "ya sudah. Tapi biarkan aku jadi antagonis yang menulis ceritanya sendiri." Dengan sikapnya yang ceplas-ceplos dan tekad sebesar istana, Zaza mulai mengubah jalan ceritanya. Karena menurut dia, semua orang punya hak buat menentukan akhir kisahnya sendiri, bahkan si tokoh antagonis sekalipun. Mau tahu gimana caranya Zaza bertahan di dunia yang nggak kenal kompromi ini? Masukin aja ke perpustakaan kalian! Siap-siap buat hanyut dalam kisah yang penuh sihir, konflik kerajaan, dan kekacauan yang cuma bisa dilakukan oleh Queenza. Dan percaya deh, ini baru permulaan. Jangan lupa! Vote author, biar author rajin nulisnya, jangan lupa komen juga, Author menerima kritik dan saran 🙂 Terimakasih 👋🏻
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Protagonist? Ewh [Completed] cover
QUEEN { on going } cover
Become The Antagonist's Sister? cover
THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?] cover
"The Villainess Doesn't Wanna be Here" [✓] cover
ANTAGONIS ✓ [END] (GHS GEN 1) cover
Figuran Menjadi Tunangan Protagonis  cover
Revisi Takdir Sang Antagonis  cover
Transmigrasi Queen Antagonis  cover

Protagonist? Ewh [Completed]

36 mga parte Kumpleto

Kalian dijuluki preman sekolah? Ya, kita sama haha. Murid perempuan SMA sepertiku ini kerap ditakuti oleh warga sekolah. Ntahlah, katanya sih karena aku selalu mengeluarkan aura mendominasi, tapi aku tidak merasa begitu. Preman pada umumnya akan selalu memalak orang miskin, kan? Sedangkan aku selalu membaca cerita-cerita yang membuatku berimajinasi. Kalian juga pasti seperti itu. Saat itu aku sedang membaca salah satu cerita favoritku di tahun ini, berjudul 'We Love You, Amaya' yang menceritakan tentang seorang protagonis yang sangat disayangi oleh semua karakter pada cerita. Namun, tiba-tiba saja seseorang menusukku menggunakan pisau, tepat pada jidat mulusku. Membuatku mati di tempat kala itu. Membuka mata, aku berada di tempat yang asing. Lalu datang seorang perempuan memanggilku- "Amaya!" Tunggu, apa ini? Aku bereinkarnasi ke tubuh Amaya? Sial, padahal aku berkeinginan bereinkarnasi ke tubuh Kaylie, sang antagonis. Well, setiap ada protagonis adapula antagonis nya, kan? Begitu pula pada cerita ini. Baiklah, mari kita ubah judulnya menjadi 'We Hate You, Amaya'. ⚠️ Attention, warning : terdapat kata dan adegan tidak senonoh. Mohon untuk tidak membawa hal buruk cerita ini ke kehidupan nyata.