We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Spooky Cupboard

Spooky Cupboard

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 18, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Berawal dari sebuah lemari antik yang di beli sang ayah muncul suara-suara aneh di kediaman Raytama, hingga mengundang rasa penasaran anak bungsu mereka. Nicholas Raytama menghilang. Nadira salah satu kakak kembarnya yakin jika hilangnya sang andik berhubungan dengan lemari antik yang menyeramkan itu dan mengajak Nadia kakak kembarnya untuk mencari tau tentang lemari antik itu. Bisa kah mereka mendapat pentunjuk dari lemari itu? Apa yang terjadi dengan Nico? Berhasil kah mereka menyelamatkan Nico??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORANJE
  • KUTUKAN (SUDAH TERBIT)
  • Misteri Rumah Tua
  • Ketukan dari lemari
  • Teror Keluarga (SELESAI)
  • 100 Hari Perjalanan👣
  • the last of the twelve sisters
  • Santet Pring Sedapur
  • RAGU : THE SECRET STORY
ORANJE

Bandung, 1967 Dalam dinginnya malam, di sebuah rumah kecil di pedesaan, Maman merasakan dunia runtuh di hadapannya. Ningrum, istrinya, telah pergi untuk selamanya, meninggalkan dirinya dan Kirana, bayi mungil yang masih terlalu kecil untuk mengerti arti kehilangan. Dengan suara yang hampir tak terdengar, sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Ningrum berbisik, "Jaga Kirana... dan jangan biarkan dia tahu terlalu cepat..." Sementara itu, jauh di negeri Belanda, Sarah, putri mereka yang diadopsi oleh seorang peneliti, tumbuh tanpa menyadari bahwa kehidupan di kampung halamannya berubah drastis. Tahun-tahun berlalu, dan Sarah yang kini menjadi seorang ilmuwan, memutuskan untuk pulang ke Indonesia, membawa sejuta harapan untuk bertemu kembali dengan keluarganya. Namun yang ia temukan hanyalah rumah yang kosong, kenangan yang berdebu, dan kabar yang menghancurkan hati-ibunya telah lama tiada, dan ayah serta adik kecilnya menghilang entah ke mana. Dengan tekad yang kuat, Sarah memulai perjalanan penuh air mata dan misteri, menelusuri jalanan kota Bandung, pasar-pasar kumuh, hingga pemakaman sunyi, berharap menemukan jawaban. Di sudut pasar, ia akhirnya menemukan seorang pria dengan pakaian lusuh, menggendong seorang anak kecil yang tampak lemah. Tatapan mereka bertemu. "Ayah..." Namun pria itu hanya menggeleng. "Anak saya sudah lama mati..." Saat itu, Sarah sadar-tak ada yang lebih kejam dari waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines