Memories With(out) You

Memories With(out) You

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 3, 2019
Kisah ini tentang cinta pertama, melupakan, tetapi juga tentang mengingat. Terkadang pertama kali kita bisa mengingat seseorang bukan karena wajahnya. Bukan pula karena cara bicaranya ataupun sifatnya. Tetapi karena ia selalu memainkan satu lagu yang tidak pernah terlewat. Melodi pianomu bisa menjawab hal itu. Aku mengagumi permainanmu, kemudian menyukaimu, dan akhirnya aku mencintaimu meski aku susah untuk mengingat bahwa sebenarnya itu kamu.
All Rights Reserved
#267
secretadmirer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage With Benefits (Tamat)
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
  • First LOVE Doesn't Work
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • My First Experience
  • Gadis kecilku yang telah pergi
  • Between the Lines [COMPLETED]
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • LOVED or LOVES
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

Caramel Attanaya Raharja tidak pernah menyangka jika keputusannya untuk membela seorang anak ketika dimarahi oleh wanita di dalam area playground justru membawanya kepada sebuah keadaan yang membuatnya serba salah. Rasa cintanya pada anak-anak membuatnya tidak tega menolak keinginan anak itu untuk menjadi Mamanya. Hal ini Caramel anggap sebagai upaya menyenangkan anak itu tanpa ada maksud lain. Semua yang Caramel lakukan menjadi runyam ketika sosok Elang Mahaputra Adikara yang tidak lain adalah Ayah dari Leander itu memintanya untuk menjadi istrinya dan menjalankan peran sebagai ibu untuk anaknya. Meskipun awalnya menolak secara tegas namun tawaran-tawaran yang Elang berikan jika Caramel setuju untuk menjadi istrinya membuat Caramel mau tidak mau menerimanya. Elang mengira jika persetujuan Caramel untuk menjadi istrinya saja sudah cukup, namun nyatanya meminta restu keluarga Raharja jauh lebih sulit daripada yang ia bayangkan. Elang kira setelah berhasil melalui semua itu kehidupannya dengan Caramel akan baik-baik saja, nyatanya ia telah salah besar. Mampukah mereka bertahan atau justru sebaliknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines