Second Time

Second Time

  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mag 3, 2019
Teruntuk : Christ Aku nggak tahu, bagaimana rasa sakit itu, ketika kamu pergi untuk yang kedua kalinya. Yang pasti, saat ini aku sedang merasakan jatuh hati kepada kamu untuk kedua kalinya. Rasanya jauh lebih bergejolak daripada sebelumnya. Jadi, aku mohon, jangan buat rasa sakit itu lebih bergejolak. Salam : Jean
Tutti i diritti riservati
#58
fictionstory
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DENTING  [Revisi]
  • Semu [Completed]
  • My Partner Life
  • Hubungan Tanpa Status [SUDAH TERBIT]
  • Aku, Kamu & Jarak
  • Kita Sembuh Bareng?
  • The love of the rings
  • Paper Hearts
  • Backstreet
  • Still Love You

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti