Walau sesak pasti ada didalam ku, tampaknya dia akan selalu terkunci disini. Dia memang milikmu, tapi sayangnya kamu menitipkannya padaku. Pintalah dulu maka akan ku berikan.
Entah mengapa hati ini bersikukuh bahwa engkau memang tercipta untukku dan yang kuinginkan, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu di sini, di sisiku.
Dan aku yakin bahwa suhatu hari nanti Yang Kuasa akan mengikat kita melalui sebuah perlaminan. Tempat dimana aku dan kamu bertemu untuk menjadi halal dihadapan-Nya.