WHO ALENA?

WHO ALENA?

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, May 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Alena! Tunggu, aku ini kakak mu! Tolong jangan sakiti aku, aku akan menuruti semua perintah mu, tapi tolong jangan sakiti aku" panik Alana, kakak Alena "Kamu anak baik dek, kakak tau itu, jangan bunuh kakak" tambah nya lagi dengan muka memelas. Kejadian itu masih teringat dibenak Alena, kejadian dimana saat Alena tengah hilaf membunuh kakak nya sendiri. Ada suatu kejadian yang membuat Alena sangat sensi dengan wanita yang terlalu memamerkan apa yang dia punya. Alena suka iri dengan apa yang orang lain miliki sehingga Alena mempunyai jiwa psikopat. Sehingga suatu hari kakak kandungnya sendiri dibunuh dengan nya, Alena sudah tidak memiliki siapa siapa lagi, orang tua nya sudah meninggal karna kecelakaan. Sekarang Alena hanya tinggal bersama oembantut nya, tapi memang ada laki laki yang menyukai nya, entah karena rasa ingin tau atau memang rasa cinta.
All Rights Reserved
#715
horor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Alanna(On Going)
  • Setelah Koma
  • ADA APA DENGAN KITA?
  • ALGENTA
  • Akalanka [Completed]
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • MARSELANA
  • Persona

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines